Tim Kesehatan Muhammadiyah Tangani Lebih Dari 1600 Pengungsi Gunung Kelud

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 24 Februari 2014 11:36 WIB

Kediri- Tim Kesehatan Muhammadiyah dibawah koordinasi Muhammadiyah Disaster Management Center atau Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menangani lebih dari 1600 pasien korban letusan Gunung Kelud yang terjadi 13 Februari 2014 lalu.

 

“Saat ini ada lebih dari sepuluh rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah yang terlibat dalam pemberian bantuan kesehatan di tiga kabupaten yang terkena dampak erupsi Kelud, yakni di Kabupaten Blitar, Kediri dan Batu,” jelas Arif Nurkholis Sekretaris MDMC, Jum’at (21/2). Tim kesehatan yang terjun kelapangan diantaranya adalah STIKES, UMM, Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik, Surabaya, Lamongan, Kediri, Tulungagung, Sepanjang, Yogyakarta, dan Bantul, yang kesemuanya berjumlah empat belas tim kesehatan. Tim-tim tersebut menurut Arif, telah tersebar diberbagai titik pengungsian yang dikelola Muhamamdiyah, diantaranya di Pujon, Pait, Batu, Kasembon, Bale Desa Darmawulan, Kepung, Wonorejo, Janti, Wates, dan SD Sukorejo 6 di Kediri.

 

Selain memberikan pelayanan kesehatan, posko Muhammadiyah di tiga kabupaten tersebut juga membagikan puluhan ribu masker, dan memberikan kebutuhan nutrisi seperti makanan bayi, serta kebutuhan pokok lain seperti bahan makanan, penyediaan air, perlengkapan kebersihan, dan pakaian bersih. “Kita juga memberikan pendampingan psikososial bagi anak-anak pengungsi, agar mereka bisa pulih secara mental dan tidak mengalami trauma yang berlebihan,” jelasnya. (mac)

Shared:
Shared:
1