Difasilitasi Muhammadiyah Karo, Pengungsi Sinabung Mulai Berproduksi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 09 Februari 2014 10:15 WIB

Medan – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan kembali melakukan kunjungan ke Kabanjahe untuk merealisasikan program “Muhammadiyah Peduli Sinabung”. Hari ini, Minggu (9/2) merupakan kunjungan ke dua setelah minggu lalu tim bersama PDM dan PDA Kota Medan melakukan berbagai aktifitas di dua titik pengungsian yang dikelola PD Muhammadiyah Karo.

 

Tentu saja, kehadiran PDM dan PDA Kota Medan ini mampu memberikan spirit baru bagi oengungsi karena mereka merasa mendapat perhatian yang special dari tokoh Muhammadiyah dan Aisyiyah. Berbagai aktifitas, seperti penyantunan, bermain bersama, pengajian dilakukan secara bervariasi. “

 

Kita harus memberikan keceriaan dan semangat bagi mereka,”kata Ketua Tim Muhammadiyah Medan Peduli Sinabung, Syahrul Jalal. Alasannya, tentu saja karena warga pengungsi sudah sangat terganggu secara psikis sehingga membutuhkan pendampingaan.

 

Kripik Pisang 

 

Dari tengah dua titik pengungsian yang dikelola Muhammadiyah Karo, diinfokan bahwa para pengungsi mulai melakukan aktifitas ekonomi yang berarti. Mereka mulai menghasilkan produk kripik pisang dan kembang Loyang. Tentu saja, produksi ibu-ibu pengungsian Sinabung ini mendapat respon dari berbagai kalangan.

 

Selain dua produk makanan ( kripik pisang dan kue kembang koyang, pengungsi juga sudah mulai disibukkan dengan produksi anyaman. Keterampilan para petani yang kini sedang dipengungsian memang perlu dikelola dengan memberikan pengetahuan baru agar mereka tidak hanya tergantung dari pertanian. Syahrul Jalal setuju bila pengungsi dilatih keterampilan lain, seperti beternak, menganyam, bertanam jamur, dlsb.

 

Seperti kunjungan pendampingan PDM dan PDA Kota Medan ke Kabanjahe kali ini, akan menyalurkan bantuan yang diperoleh dari berbagai pihak yang diterima Posko Muhammadiyah Peduli Sinabung di Medan. |SHD/MPI-SU|

Shared:
Shared:
1