Moeslimin: HW UMJ diharapkan Menjadi Pelopor Kebangkitan Gerakan Kepanduan HW di seluruh PTM Se-Indonesia

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 02 Februari 2014 11:13 WIB

Bogor– Universitas Muhammadiyah Jakarta meyelenggarakan kegiatan pengenalan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di Puncak Bogor, kegiatan yang berlangsung selama dua hari Kamis-Jum’at 30-31 Januari 2014 tersebut di ikuti oleh sekitar 55 peserta yang terdiri para mahasiswa jurusan PGMI Fakultas Agama Islam Unversitas Muhammadiyah Jakarta, dalam kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Ramanda Moeslimin salah satu Ketua Kwartir Pusat Hizbul Wathan, dalam materi yang di sampaikan oleh Ramanda Moeslimin di sampaikan tentang sejarah dan perjuangan Hizbul Wathan dari masa ke masa, dalam menyampaikan materi tersebut beliau memberikan motivasi kepada para mahasiswa bahwa telah banyak kader Muhammadiyah yang dilahirkan oleh Hizbul Wathan menjadi tokoh dan pemimpin Nasional, seperti Jendral Soedirman, kami berharap kegiatan pelatihan dan pengenalan Hizbul Wathan menjadi agenda rutin untuk seluruh mahasiswa, bahkan berharap seluruh mahasiswa di Perguruan Tinggi Muhammadiyah Se-Indonesia di kenalkan kepanduan Hizbul Wathan.

 

Senada dengan Ramanda Moeslimin, Rika Sya’diah selaku Kaprodi PGMI manyatakan sangat mendukung kegiatan tersebut, karena pendidikan kepanduan Hizbul Wathan sangat di perlukan bagi para mahasiswa, peniddikan karakter yang di ajarkan dalam Hizbul Wathan sangat bagus di ajarkan kepada para mahasiswa khususnya para mahasiswa calon pendidik generasi penerus bangsa.

 

Selain materi kepanduan dalam kegiatan tersebut juga di isi dengan penguatan ideologi Muhammadiyah sehingga para mahasiswa dapat mengerti dan lebih memahami tentang persyarikatan Muhammmadiyah, dalam kegiata Hizbul Wathan tersebut juga melibatkan Resimen Mahasiswa (MENWA) dan Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Universitas Muhammadiyah Jakarta untuk memberikan materi, sehingga diharapkan setelah mengikuti kegiatan tersebut para mahasiswa memiliki pengetahuan yang luas mengenai Muhammadiyah dan Hizbul Wathan lebih mendalam. (AR)

Shared:
Shared:
1