Refleksi Akhir Tahun PRM Warungboto Kota Yogyakarta

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 05 Januari 2014 12:14 WIB

Yogyakarta - Islam masuk kelurahan Warungboto tahun 1927 lewat perjuangan persyarikatan Muhammadiyah. Di Warungboto banyak tinggal beberapa cendikiawan Muhammadiyah berkaliber nasional. Lima masjid merupakan amal usaha Muhammadiyah dan merupakan wakaf dari warga Muhammadiyah. Hal itu disampaikan oleh H. Djurdjani, tokoh Muhammadiyah di Ranting Muhammadiyah Warungboto, Yogyakarta. Beberapa waktu lalu, Rabu, (25/12/2013). Dalam kegiatan Refleksi Akhir Tahun PRM Warungboto dengan tema “Kampung Muhammadiyah antara Harapan dan Kenyataan” yang digelar di kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Warungboto adalah sebuah kelurahan yang terletak di Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan salah satu ranting Muhammadiyah yang dimiliki Pimpinan Cabang Muhammadiyah Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Dari pertemuan ini diharapkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah memberikan perhatian terhadap eksistensi Pimpinan Ranting Muhammadiyahnya. PRM Warungboto mendeklarasikan dirinya menjadi kampung Muhammadiyah pada tahun 2010. PP Muhammadiyah, diharapkan membentuk tim khusus untuk melakukan pembinaan jamaah di ranting-ranting Muhammadiyah secara umum, dan khususnya ranting Muhammadiyah Warungboto ini. Deklarasi ini sebagai stimulus, agar program kegiatan pembinaan ranting Muhammadiyah bisa berjalan dengan baik.

Refleksi akhir tahun 2013 Pimpinan Ranting Muhammadiyah Warungboto dihadiri oleh puluhan warga Muhammadiyah di sekitar Warungboto, selanjutnya dilakukan diskusi terkait program pembinaan jamaah ranting, agar senantiasa saling bahu-membahu mengembangkan ranting Muhammadiyah Warungboto, Umbulharjo ini. (dzar)

Shared:
Shared:
1