Serius Siapkan Kader Berkemajuan, IPM Lokakaryakan Perumusan SPI Baru

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 25 Desember 2013 14:06 WIB

Yogyakarta – Perumusan sebuah perubahan Sistem Perkaderan IPM (SPI) merupakan Sebuah Langkah awal dari PP IPM khususnya bidang perkaderan, untuk dapat menyusun Sebuah Sistem Perkaderan. Dengan jumlah peserta 38 orang dari seluruh Pimpinan Wilayah IPM yang diundang hadir untuk mendiskusikan sebuah Sistem Perkaderan IPM yang baru. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Semiloknas SPI, Jamal Kiroma Ahmad, dalam Pembukaan Seminar dan Lokakarya Sistem Perkaderan IPM, Ahad (22/12) di Aula Madrasah Muallimin Muhammadiyah, Yogyakarta.

Selain itu Ketua Umum PP IPM, Fida Afif menjelaskan bahwa IPM saat ini perlu SPI baru, karena SPI yang kita pakai hingga kini bukan SP IPM melainkan SP IRM. Karena diproduksi pada saat masih nama Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM).

“Harapan dari sebuah lokakarya ini diharapkan oleh Muhammadiyah dan bangsa, bisa menghasilkan sebuah karya, Sistem Perkaderan IPM yang baru, sehingga bisa membentuk kader-kader yang dipersiapkan untuk memimpin Muhammadiyah dan bangsa Indonesia ke depan,”  tambah Fida Afif.

Direktur Madrasah Mualimin Muhammadiyah . Ust. Muhammad Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A. menyambut baik para peserta dan panitia dari IPM karena memilih tempat pelaksanaan semiloknas ini dilaksanakan di hotelnya pelajar, di rumahnya pelajar yang didik sebagai kader persyarikatan.  Kegiatan semiloknas ini dilaksanakan selama 4 hari, sejak tanggal (22/12) hingga  (25/12) dan dibuka secara resmi oleh Bendahara umum PP Muhammadiyah, Prof Zamroni

Diskusi materi juga diisi oleh para pakar dan alumni yang berperan penting dalam perumusan SPI ini, seperti, Prof.Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra, M.A., M.Phil. (Guru Besar FIB UGM) , dr. H. Agus Sukaca, M.Kes (Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah), Arif Jamali Muis, M.Pd, Saud El Hujaj, Nugroho Noto Susanto, Asep Purnama Bahtiar, M.Ag, dsb. (dzar)

Shared:
Shared:
1