Bantu Korban Topan Haiyan Filipina, Muhammadiyah Kirim Bantuan Tim Medis

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 15 November 2013 18:26 WIB

Jakarta - Muhammadiyah mengirim tim medis ke Filipina untuk membantu korban akibat topan Haiyan yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan di 36 provinsi di negara itu pada 8 November 2013.

"Kami akan menjadi bagian dari masyarakat dunia untuk membantu sesama dan berusaha mengurangi risiko bencana dan kami juga membuka diri kepada pihak yang mau bersama bekerjasama," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin kepada pers di Jakarta, Kamis (14/11).

Tim kesehatan direncanakan akan berangkat ke lokasi bencana pada 18 November-2 Desember yang terdiri dokter, perawat serta penrlengkapan rumah sakit lapangan dan obat-obatan. Tahap kedua akan diberangkatkan 30 November-14 Desember 2013 dan dimungkinkan berangkat lagi dengan melihat situasi dan kondisi di lapangan.

"Kami sudah menghubungi Dubes Filipina di Jakarta dan disambut baik kedatangan kita ke sana," kata Din.

Dokter Muhammadiyah yang akan dikirim ke sana terdiri dari dokter umum, dokter spesialis anestesi, dokter sepesialis darurat, perawat anggota Komite Bencana Medis, serta tenaga SA. “Tim ini rencananya akan di pimpin oleh dokter Corona Rintawan (LPB PP Muhammadiyah) dengan Sembilan dokter dari berbagai Rumah sakit Muhammadiyah dengan spesialisasi sebagai berikut Dokter Umum, Dokter Spesialis Anestesi, Dokter Spesialis Emergency, Perawat anggota Disaster Medic Commite serta dua orang anggota , Safety Officer/ SAR”, demikian ungkap Ir. Budi Setiawan, Ketua MDMC (Muhammadiyah Disaster Managerement Centre).

Tim medis Muhammadiyah sudah memiliki pengalaman dalam memberikan bantuan kesehatan darurat, penanganan korban massal, serta terjun langsung ke lokasi bencana seperti tsunami di Aceh, gempa Yogyakarta, gempa Sumbar, erupsi Merapi, banjir di Jakarta maupun bertugas di Palestina

“Muhammadiyah akan menjadi bagian dari masyarakat dunia untuk membantu sesama  dan berusaha mengurangi risiko bencana, sehingga kami membuka diri kepada para pihak yang mau bersama-sama untuk bekerjasama dalam hal ini”, tutup Budi. (dzar)

Shared:
Shared:
1