UMM Bagikan Sembako dan Pengobatan Gratis di Pakis, Malang

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 26 Juli 2011 15:26 WIB

Kabupaten Malang- Dua ratus warga kurang mampu di desa Asri Katon kecamatan Pakis, kabupaten Malang Minggu (24/07) memperoleh bantuan dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mereka memperoleh pengobatan gratis dan paket sembako dalam program Bakti Sosial Ramadhan UMM bekerjasama dengan Lazis Muhammadiyah Kabupaten Malang, Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Malang serta Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pakis.

Mewakili UMM, sekretaris BPH, Drs. Wakidi, berharap bantuan ini disyukuri walau jumlahnya tidak banyak. Dengan bersyukur, maka nikmat Allah akan dilipatgandakan, sebaliknya jika kita ingkar maka Allah akan mengazab kita.

“Apa yang dilakukan oleh UMM dengan Lazis dan pimpinan Muhammadiyah kabupaten Malangdan kecamatan Pakis ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat. Dengan demikian kami berharap warga Asri Katon ikut gembira menyambut Ramadhan,” kata Wakidi.

Untuk pengobatan, UMM menurunkan empat orang dokter, limaperawat dan stu apoteker, dibantu beberapa mahasiswa untuk melayani pemeriksaan kesehatan warga. “Insya Allah, pelayanan kesehatannya cukup bagus karena ditangani oleh orang-orang yang sudah ahlinya,” tambah Wakidi.

Ketua Panitia Gema Ramadhan UMM, Nursubekhi, ST, MT, menerangkan bakti sosial ini merupakan rangkaian dari kegiatan yang akan dilangsungkan sepanjang bulan Ramadhan tahun ini. Selain bakti sosial, pihaknya sudah menyiapkan beberapa program lain. Antara lain kajian-kajian, i’tikaf, serta tarawih dan pengajian subuh.

“Tahun ini kita juga mengkoordinasikan seluruh kegiatan buka bersama di tiap unit dan fakultas dengan jadwal yang sudah direncanakan. Buka bersama dengan keluarga dosen dan karyawan itu diisi dengan solat Asyar berjamaah, pengajian, lalu diteruskan dengan buka puasa dan solat Maghrib berjamaah,” terang Nursubhi. Kegiatan ini dipuastkan di masjid AR Fahruddin lantai 2.

Selain di Pakis, bakti sosial juga akan diselenggarakan di kecamatan Ampelgading dan Karangploso. Keduanya akan dilaksanakan pada pertengahan Ramadhan nanti. “Kami sengaja memilih tiga lokasi terpencil tersebut karena memerlukan sentuhan dakwah secara langsung,” ujar Nursubhi.

Seorang penerima bantuan, Suriah, mengaku senang dengan aksi sosial UMM ini. Dia menikmati pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan obat yang diperlukannya. Perempuan yang sudah cukup berumur itu mengeluh sering pegal-pegal dan berharap dengan pengobatan ini bisa berkurang sakitnya. “Alhamdulillah, mudah-mudahan jodoh obatnya,” kata Suriah sambil menggendong bingkisan sembako dari panitia.(www.umm.ac.id)

Shared:
Shared:
1