Mahasiswa Muhammadiyah UGM Harus Bisa Kembangkan Potensi Diri

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 07 Oktober 2013 21:02 WIB

Yogyakarta – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah diharapkan mampu mengembangkan potensi-potensi yang ada, karena IMM merupakan kader intelektual  sehingga harus saling bersinergi antara membagi waktu kuliah dan organisasi. Hal  tersebut disampaikan Fahmi Prihantoro, S.S., S.H., M.A dosen FIB UGM yang juga mantan aktifis IMM UGM era 90-an dalam Silaturahim Keluarga besar mahasiswa muhammadiyah Universitas Gadjah Mada di aula PP Muhammadiyah Cik Ditiro Yogyakarta kemarin (6/10/2013).

Fahmi menambahkan pentingnya IMM sebagai organisasi otonom Muhammadiyah dapat membantu dakwah Muhammadiyah di kalangan mahasiswa. Sehingga peran serta IMM sebagai kader intelektual muhammadiyah bisa tersampaikan.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di UGM dibagi menjadi dua komisariat, yakni Komisariat Ibnu Khaldun yang menaungi fakultas sosial dan humaniora dan politik. Serta Komisariat Al Khawarizmi yang menaungi fakultas Sains, Kedokteran dan eksak.

Hadir puluhan mahasiswa muhammadiyah yang berasal dari UGM, yang kebanyakan pengurus serta mahasiswa baru. Silaturahim Keluarga Besar IMM UGM ini mengangkat tema “mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan”. Selain itu Priyo Sancoko yang juga aktifis IMM UGM era 2007 ini menjelaskan Eksistensi IMM UGM ini masih kurang, maka dari itu Priyo memberikan motivasi kepada kader-kader IMM UGM agar bisa menjadi pelecut semangat dalam ber-IMM di UGM. “IMM tidak memberikan apa-apa untuk anda, tapi andalah yang memberikan apa-apa untuk IMM”, tegasnya.  (dzar)

Shared:
Shared:
1