Din: Pemimpin RI Harus Belajar Dari Kasus Mesir

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 04 Februari 2011 14:59 WIB

Jakarta- Pemimpin di Indonesia diharapkan mengambil pelajaran penuh terhadap apa yang terjadi di Mesir, kerusuhan Mesir merupakan bentuk ketidakpuasan rakyat terhadap pemimpin negerinya.

Demikian disampaikan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin usai menghadiri acara ulang tahun Nasional Demokrat di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (01/02/2011). Din mengingatkan, agar para pemimpin selalu dapat mengayomi rakyat, dan tidak berlaku semena-mena. “Agar tidak semena-mena terhadap rakyat, terhada kritik, koreksi, yang cenderung dijawab secara apologi dan mengalihkan isu pada yang bersifat personal. Janganlah seperti itu,” jelasnya.

Lebih lanjut menurut Din, masalah yang ada di Mesir, berawal dari masalah kesejahteraan masyarakat, terutama kemiskinan dan pengangguran yang meluas di Negara Pyramid tersebut. “Ada faktor kesejahteraan seperti kemiskinan, pengangguran, yang memang sangat luas di Mesir,” ungkapnya. Untuk itu menurut Din, saran dan kritik yang berasal dari masyarakat kepada pemerintah, harus menjadi perhatian serius pemerintah, “(masalah kritik dari rakyat)Ini harus diperhatikan pemerintah. Kritik-kritik atau protes masyarakat hendaknya dijawab dengan kerja, jangan kata-kata, apalagi dijawab dengan mencoba lari dari masalah dan mencari pengalihan isu,” tegasnya.

Shared:
Shared:
1