Di Papua, Din Juga Bertemu Banyak Tokoh dan Menyempatkan Nonton Bola

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 12 September 2013 23:23 WIB

Jayapura--Selain dalam rangka kunjungan Silaturrahim ke Muhammadiyah Papua, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin selama dua hari di Papua sejak Rabu (10/9), Din juga bertemu dengan Jaringan Papua Damai pimpinan Pastor Dr. Nelas Tebay. Selain menemui Nelas, Din juga menemui pimpinan Majelis Rakyat Papua yang di dalamnya terdapat tokoh-tokoh adat Papua.

 

Pada malam harinya, kedua tokoh, yakni Din Syamsuddin sebagai Presiden Religions for Peace - Asia dan Bishop Gunnar Stalsett sebagai Presiden Religions for Peace - Europe, bertemu dengan para tokoh lintas agama Papua. Pada pertemuan itu, semua sepakat bahwa  agama-agama berperan bagi menciptakan perdamaian, keadilan dan kesejahteraan di Tanah Papua. hal itu tentu sebagai bagian integral dari NKRI.

 

Pada kesempatan yang sama, Din Syamsyuddin sempat menonton pertandingan ISL antara Persipura dan Persib di Stadion Mandala Jayapura brsm Walikota Jayapura yg merupakan alumnus SMP Muhammadiyah Abepura. Pertandingan itu sendiri ditonton lebih dari 35 ribu orang fans fanatik Persipura. Mengenakan kostum merah, Din memberikan semangat kepada Tim Mutiara Hitam yang akhirnya menang 1-0 atas Persib.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejak Rabu (10/9), Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Din Syamsuddin lakukan lawatan ke Jayapura, Papua. Selama dua (2) hari, Din Syamsuddin berada di pulau ujung timur Indonesia ini, untuk melakukan beberapa kegiatan persyarikatan. Kepada muhammadiyah.or.id, Din menjelaskan, kegiatan ke Papua adalah kegiatan rutin kunjungan ke Daerah, untuk pengembangan dakwah Muhammadiyah.

Din sendiri langsung menuju Perguruan Tinggi Muhammadiyah Abepura, setelah mendarat di Bandara Sentani. Di tempat itu, Din lakukan silaturrahim dan dialog dengan warga Persyarikatan. Lebih dari 600 warga memadati aula SMP/MTs Muhammadiyah, tempat pertemuan berlangsung. 

"Kekuatan dan watak gerakan Muhammadiyah adalah sebagai gerakan amal, yang senantiasa berorientasi kepada berlomba meraih keunggulan dan prestasi. Ini yang perlu kita ketahui,"ujar Din dalam dialog tersebut.

Kepada warga Muhammadiyah Papua, Din mengaku bangga dan senang terhadap dinamika Persyarikatan di Tanah Papua. 

"Di Tanah Papua ini, banyak terdapat Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Oleh karena itu, ada harapan yang cukup tinggi agar Muhammadiyah di Bumi Papua ini, jangan pernah berhenti beraksi,"kata Din disambut meriah hadirin. 

Ditambahkan, selain AUM pendidikan Dasmen (Dasar Menengah), juga ada sebuah Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yakni Stikom di Abepura.

Pada hari kedua kunjungannya, Din selaku President of Asian Conference on Religions for PEace (ACRP), mendampingi Bishop Gunnar Stalsett, Chairman of Euraopean Council of Religious Leaders dan anggota Noble Peace Prize Committee untuk bertemu dengan sejumlah pihak. Pada pagi hari, bertemu dengan Jaringan Papua Damai pimpinan Pastor Dr. Nelas Tebay, guna mendapatkan informasi kondisi obyektif soal Papua.(mst)

Shared:
Shared:
1