Taruna Melati Utama: Membumikan Gerakan Ilmu untuk Pelajar Berkemajuan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 15 Juli 2013 22:15 WIB

Makassar -  Pelatihan Kader Paripurna Taruna Melati Utama (PKP TMU) Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang dilaksanakan Auditorium Universitas Muhammadiyah Makasar (Unismuh) mengambil tema “Membumikan Gerakan Ilmu Untuk Pelajar Bekemajuan” dibuka oleh Ketua Makhamah Konstitusi (MK) Akil Mukhtar dan Ketua PP Muhammadiyah Drs. Dahlan Rais, M.Hum kemarin (12/7/2013).

Ketua Umum PW IPM Sulawesi Selatan, Elly Oscar mengutip kata Kiai Ahmad Dahlan “Hidup-hidupilah Muhamadiyah, Jangan Mencari hidup Muhammadiyah” menyambut seluruh peserta dan tamu undangan dalam pembukaan TMU. “kami mengucapkan salamat datang para peserta TMU IPM Se Indonesia, PW IPM Sulses telah siap menjadi tuan rumah yang baik” ujarnya.

Dalam sambutan ketua Umum PP IPM, Fida Afif, bulan suci Ramadhan ini IPM siap melahirkan generasi-genersai penerus khususnya Muhammadiyah, Umat dan Bangsa pada umumnya. IPM  sejak berdirinya 18 Juli 1916 tetap memegang tiga pilar, terampil, berilmu dan berakhlak mulia, saat ini remaja dan pelajar sedang dilanda krisis akhlak, IPM sangat serius memerhatikanya dan memberi solusi, sesuai dengan tema “Membumikan Gerakan Ilmu Untuk Pelajar Bekemajuan”.

Fida berharap dari kegiatan TMU ini melahirkan kader-kader intelektual yang mampu mengukir karyanya untuk sejarah peradaban kedepan.

Selanjutnya amanah PP Muhammadiyah Dahlan Rais, mengungkapkan kebahagiannya dan bersyukur terhadap prestasi IPM saat ini. “Kami sangat bersyukur telah bisa hadir dan IPM telah mengulang prestasi emas yang telah diraih sebagai OKP terbaik Nasional dan mendapat penganugerahan ASEAN TAYO”. Dahlan menambahkan proses seleksi peserta TMU yang administratif, membuat adanya batasan jumlah peserta karena harus menyiapkan materi dan makalah sebagai bekal mengikuti TMU, Dahlan mengagumi TMU sebagai jenjang perkaderan yang sangat bagus.

Dahlan Rais melihat anak-anak IPM itu santun, tertib, cerdas, ideologis dan idealis. Dahlan menambahkan saat ini IPM telah memiliki pendekar hukum di Indonesia, yakni Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas dan Ketua Makhamah Konstitusi, Akil Mukhtar.

Ketua MK, Akil Mukhtar menyampaikan kebangaannya yang mendalam karna pernah menjadi pengurus IPM ketika pelajar di Kalimantan Barat. “Saya sangat memberikan selamat dan apresiasi kepada IPM  semoga pelatihan ini memberi sumbangan dan pengaruh yang baik terhadap bangsa dan Negara”. (nurmi/dzar/ant)

Shared:
Shared:
1