‘Aisyiyah: Media Secara Masif Menampilkan Kekerasan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 14 Juli 2013 17:38 WIB

Yogyakarta- Media di Indonesia selama ini secara massif menampilkan berbagai bentuk kekerasan yang terjadi di sekitar masyarakat. Hal tersebut jelas akan memberikan dampak negatif pada masyarakat yang akan cenderung untuk meniru perilaku yang ada pada media.

Demikian disampaikan ketua umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, dalam sambutannya pada Pengajjian Ramadhan 1434 H Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dengan tema Praksis Islam Nirkekerasan Dalam Gerakan Dakwah ‘Aisyiyah & Milad ke-50 STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta, di STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta, Sleman, Ahad (14/07/2013). Siti Noordjannah menegaskan, sesungguhnya selama ini Islam telah memberikan banyak pandangan mengenai perdamaian, yang tentu saja kelembutan adalah bagian dari cara untuk mencapai tujuan. Banyaknya aksi kekerasan dimasyarakat menurut Siti Noordjannah, dimulai dari fisik, psikologis, social, bahkan seksual, telah menjadi keprihatinan ‘Aisyiyah yang selama ini memang concern pada permasalahan – permasalahan tersebut, terutama yang terjadi pada perempuan. “Untuk itu dalam Pengajian Ramadhan ‘Aisyiyah ini kita akan mengupas tuntas landasan Teologis bahwa Islam adalah agama perdamaian, serta memberikan gambaran-gambaran bentuk kekerasan yang ada di sekitar kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut menurut Siti Noordjannah, ‘Aisyiyah Selama ini telah secara terus menerus memberikan ciri dakwah yang lembut, ikhlas, dan penuh kerahmatan. “Sudah menjadi strategi dakwah ‘Aisyiyah yang Bil-Hikmah yang berarti nirkekerasan dan memberi kemanfaatan bagi semuanya,” jelasnya. Rencananya Pengajian Ramadhan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah akan berlangsung sampai Senin 15 Juli 2013, dengan menghadirkan berbagai narasumber dari ulama Muhammadiyah maupun ‘Aisyiyah, serta kalangan akademisi. Menteri Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia hari ini juga dijadwalkan memberikan materinya dalam Pengajian Ramadhan ‘Aisyiyah dengan tema Kebijakan Pemerintah Tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dari Tindak Kekerasan. (mac)  

Shared:
Shared:
1