Muhammadiyah Siap Kirimkan Tim Medis Untuk Perkuat Posko Gempa Gayo

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 07 Juli 2013 20:32 WIB

Takengon- Muhammadiyah melalui Lembaga Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) saat ini tengah mempersiapkan tim medis untuk memperkuat posko Muhammadiyah untuk Gempa Gayo di wilayah Aceh Tengah yang meliputi kota Takengon, dan Bener Meriah

Hal tersebut disampaikan sekretaris MDMC Arif Nurkholis saat dihubungi via telpon siang ini, Ahad (07/07/2013). Rencananya menurut Arif, tim medis Muhammadiyah akan mendarat di Banda Aceh pada hari Selasa 9 Juli 2013 dan akan menggunakan kendaraan operasional 2 unit ambulan yang berasal dari PWM Aceh. “Tim Medis yang akan dikirim terdiri dari dua dokter dan dua perawatdari RS PKU Muhammadiyah Bantuldan akan didukung perawat dan mahasiswa kesehatan dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Aceh,” ungkapnya. Rencananya tim medis dari Bantul tersebut menurut Arif akan memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat terdampak gempa di sekitar Bener Meriah dan kota Takengon di Aceh Tengah. Lebih lanjut menurut Arif, saat ini terdapat 4 posko Muhammadiyah yang pusatnya berada di kantor PWM Aceh yang berlokasi di Banda Aceh dan dikelola sepenuhnya oleh Angkatan Muda Muhammadiyah, serta 3 posko lain yang berada di kota Takengon, Bener Meriah, dan Bireun yg berfungsi sebagai penghimpun bantuan.

Kerusakan AUM

Bedasarkan data yang diperoleh redaksi website Muhammadiyah dari tim MDMC di lapangan, terdapat 5 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) / ‘Aisyiyah yang mengalami kerusakan akibat gempa Gayo 2 Juli 2013 lalu, yakni: Gedung TK Aisyiyah Pentan Pertik, Gedung TK Aisyiyah Dusun III, Desa Rusip yang keduanya di KecamatanRusip Antaradan mengalami kerusakan total, dan tak dapat dipergunakan lagi. Sedangkan 3 amal usaha lainnya yang mengalami kerusakan ringan dan memerlukan perbaikan adalah Gedung Panti Asuhan Aisyiyah, Takengon, Gedung STKIP Muhammadiyah, Takengon, serta Masjid Taqwa, Alur Kumer, di KecamatanSilih Nara. Sampai saat ini Muhammadiyah melalui poskonya telah memberikan bantuan di 6 titik pengungsian yang tersebar di 3 kecamatan, yaitu kecamatan Ketol, Silih Nara, dan Rusip Antara.

Mengenai kebutuhan pokok yang dibutuhkan oleh pengungsi dan korban Gempa Gayo adalah pemenuhan kebutuhan logistik berupa familiy kit, hygene kit,pakaian, selimut, tenda keluarga, makanan instant, selain itu juga di butuhkan makanan untuk kebutuhan anak guna pemenuhan nutrisi anak. Muhammadiyah saat ini masih terus menggalang bantuan untuk membantu para pengungsi di Aceh Tengah melalui LAZISMU dengan rekening BCA dengan nomer 8780171171, atau dapat menghubungi melalui nomer telepon 021-3150400. 

Shared:
Shared:
1