Muhammadiyah Bebaskan Warganya Pilih Gubernur Jatim

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 09 Juni 2013 05:47 WIB

Surabaya- Sesuai khittah yang dipegang, Muhammadiyah akan selalu netral dan membebaskan warganya memilih sesuai hati nurani. Siapapun bisa memilih tokoh yang dianggap layak untuk memimpin suatu daerah, Provinsi maupun layak menjadi Presiden.

Demikian disampaikan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin saat memberikan tanggapan mengenai kemungkinan dukungan Muhammadiyah pada calon tertentu untuk pemilihan Gubernur Jawa Timur, di kantor Muhammadiyah Jawa Timur, jalan Kerto Menanggal, Surabaya, Jatim, Kamis (06/06/2013). “Kami akan tegas memilih, namun tidak ada paksaan apapun. Kami yakin, pilihan masyarakat Jawa Timur nantinya, adalah yang terbaik dan benar-benar menjalankan amanat rakyat,” tegasnya. Din mengungkapkan, partisipasi warga Muhammadiyah dalam Pemilu Kepala Daerah adalah bagian dari pendidikan politik, sehingga warga Muhammadiyah diharapkan untuk tidak golput dan tetap menggunakan hak pilihny. Tetapi pada sisi lain Din Syamsuddin mengingatkan agar warga Muhammadiyah juga tidak terjebak pada politik dukung mendukung calon tertentu dari parpol.

Propinsi Jawa Timur menurut Din Syamsuddin adalah salah satu propinsi yang strategis dan penting, sehingga proses pergantian kepala daerah di dalamnya, diharapkan dapat memberi kemajuan, perdamaian, kesejahteraan bagi rakyatnya. 

Shared:
Shared:
1