Gerakan Orang Tua Asuh Bersama LAZISMU

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 30 Mei 2013 13:37 WIB

 

Beasiswa pendidikan kembali diberikan LAZISMU kepada dua peserta didik di Yogyakarta. Pemberian beasiswa tersebut merupakan program Gerakan Orang Tua Asuh (GNOTA) yang fokus pada gerakan kepedulian sosial untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak yatim dan pelajar dari keluarga kurang mampu (dhuafa) melalui pola pengasuhan.

 

Dengan model pengasuhan diharapkan ada pemberian jaminan biaya pendidikan bagi anak-anak yatim dan pelajar dari keluarga kurang sekaligus membangun “ikatan kasih sayang” antara anak asuh dan orang tua asuh melalui berbagai saluran komunikasi secara intensif.

 

Menurut Sigit Nugroho, Manager LAZISMU Yogyakarta, GNOTA merupakan program yang berbentuk pemberian beasiswa pendidikan kepada sasaran yang meliputi pembiayaan SPP, sepatu dan seragam, buku-buku pelajaran dan subsidi biaya pendidikan lainnya minimal selama 1 tahun.

 

Di Yogyakarta dan sekitarnya LAZISMU telah menyalurkan dana dari para donatur untuk program GNOTA. Seperti di SD Muhammadiyah Pringgokusuman Yogya terdapat dua siswa kelas I dan V ( Muhammad Sekar Teguh dan Annisa Shabilla Pratama) yang telah menerima bantuan biaya pendidikan selama 1 Tahun serta buku dan peralatan sekolah (22/05).

 

Annisa yang seharusnya sudah menempuh pendidikan SLTP saat ini masih berada di kelas V. Ini dikarenakan pada tahun 2010 yang lalu rumah orangtuanya terkena musibah kebakaran yang mengakibatkan semua harta dan surat-surat penting lainnya hangus dan membuat usaha yang dirintis orangtua Annisa menjadi berhenti total. Tdak hanya itu saja, Sigit menambahkan selang beberapa bulan setelah musibah kebakaran ayah Annisa meninggal karena sakit. Saat ini Ibu dari Annisa bekerja sebagai penjual nasi bungkus keliling di Pasar Beringharjo.

 

Berbeda cerita dengan Muhammad Sekar Teguh, siswa yang akan naik kelas 2 ini adalah anak yatim dari keluarga yang kurang mampu. Tinggal bersama Ibunda dan adiknya yang saat ini akan mengenyam pendidikan di SD. Ibunda dari Sekar Teguh ini bekerja sebagai buruh masak di salah satu warung makan di Yogyakarta. Dengan 2 orang anak dan penghasilan yang pas-pasan terasa amat berat bagi Ibu dua anak ini..

 

Tidak hanya di Yogyakarta, penyerahan beasiswa juga diserahkan LAZISMU kepada para anak-anak asuh di Bantul dan Magelang. Menurut Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Pringgokusuman, bapak Rofiq Andria Rofianto "Program ini sangat perlu di apresiasi secara positif, karena dengan Program GNOTA para anak asuh yang kurang mampu dalam hal pembiayaan pendidikan menjadi semakin termotivasi dalam belajarnya."

 

Sigit Nugroho mengatakan "kami masih membuka kesempatan bagi para donatur yang ingin berpartisipasi sebagai orang tua asuh dalam program GNOTA ini. Info lebih lanjut bisa menghubungi call centre LAZISMU Yogyakarta (0274) 8290900. (LAZISMU)

 

 

Shared:
Shared:
1