Abas Siap Bangkitkan Semangat Pelajar Muhammadiyah Papua

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 23 Mei 2013 16:33 WIB

 

Jayapura, Papua - Setelah dibuka oleh Walikota Jayapura dan berlangsung permusyawarahan, akhirnya Abas Nawarisah diamanati untuk memimpin PW IPM Papua periode 2013-2015. Musyawarah Wilayah PW IPM Papua VII yang berlangsung sejak tanggal 17-19 Mei kemarin, berlangsung dengan khidmat dan lancar.

Muswilyang dihadiri oleh perwakilan dari PD IPM se-Papua tersebut terpusat di Asrama Haji Provinsi Papua. Diawalai dengan Musda pra-Muswil pada tanggal (17/5), dilanjutkan dengan upacara pembukaan Muswil keesokan harinya. Dalam upacara pembukaan turut dimeriahkan oleh penampilan dari pelajar-pelajar Papua dari usia Taman Kanak-kanak hingga pelajar menengah atas.

Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano, sangat bersemangat membuka Muswil PW IPM Papua VII. “Saya berterimakasih kepada Muhammadiyah, berkat Muhamadiyah juga akhirnya saya bisa menjadi Walikota dan berdiri di sini”, ungkapnya dalam sambutan. IPM dan Muhammadiyah merasa bangga karena Bapak Walikota merupakan alumni SMP Muhammadiyah Jayapura.

“Saya akan menghimpun alumni pelajar-pelajar Muhammadiyah untuk turut bahu-membahu membangun Papua”, tambahnya dalam sambutan.

Musyawarah yang mengusung tema Menumbuhkan kesadaran kritis, mendorong aksi kreatif, untuk pelajar Papua yang berkemajuan tersebut langsung dihadiri oleh Ketua Umum PP IPM, Fida ‘Afif. Menurut Afif, Papua mesti bangkit. “Pelajar Papua tidak kalah dengan pelajar-pelajar Indonesia lainnya, maka IPM Papua kelak memiliki tugas penting untuk mengantarkan pelajar-pelajar Papua menjadi pelopor, pelangsung, penyempurna, dan pengawal gerakan Muhammadiyah”.

“Kesadaran kritis perlu tumbuh berkembang di Papua, hati bersih dan aksi nyata tentunya turut beriringan dengan kesadaran kritis itu. IPM ini milik pelajar Indonesia, maka pelajar Papua juga memiliki IPM”, tambah Afif.

Setelah melangsungkan beberapa sidang, memilih 7 orang formatur, akhirnya Abas Nawarisah memperoleh amanat untuk mengemban dakwah pelajar di Papua. Abas yang lahir di Bintuni, merupakan orang asli Papua yang ke dua yang memimpin IPM setelah sebelumnya juga pernah dipimpin oleh Syamsul Inai yang lahir di daerah yang sama.

“Saya orang Papua, saya orang Muhammadiyah, dan saya siap membangkitkan pelajar Papua”, tegas Abas. Abas terpilih menggantikan ketua sebelumnya, Warnoto, yang kini masuk ke jajaran Pimpinan Pusat IPM.

Dalam Muswil tersebut juga dideklarasikan pemekaran PW IPM Papua Barat yang akan segera melaksanakan Muswil di tahun 2013 ini. (dha)

Shared:
Shared:
1