IMM: Refleksi Reformasi Dalam Transisi Demokrasi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 17 Mei 2013 01:06 WIB

 

Jakarta -  Reformasi yang berlangsung selama hampir 15 tahun telah memberikan sebuah warna pada Bangsa ini. Ada sebuah perubahan besar yang terjadi, walaupun tidak menafikan banyak hal yang masih menjadi Pekerjaan rumah bangsa ini yang tak kunjung selesai, dari Korupsi, kekerasan, ketidak adilan, carut marutnya politik, persoalan migas, persoalan BBM yang selalu tak jelas dan masih banyak lagi persoalan bangsa yang terjadi.

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) dalam Rangka 15 tahun reformasi, Senin kemarin (13/5/2013) mengadakan sebuah refleksi reformasi dengan agenda Dialog Kebangsaan dengan Tema : Merajut Harapan; Refleksi perjalanan reformasi dalam transisi demokrasi. Dialog ini dihadiri oleh beberapa tokoh yaitu, Jumhur Hidayat, Subijakto Tjakrawerdaya dan Dewi Coryati. Acara ini dilaksanakan di Jakarta dan Live Streaming dengan seluruh kader yang ada di seluruh Indonesia.

“Dialog Ini merupakan sebuah refleksi terhadap reformasi yang telah bergulir selama 15 tahun, apakah reformasi telah memberi sebuah perubahan sesuai harapan atau perlu ada reformasi jilid dua yang yang harus dimotori kembali oleh para Mahasiswa” Jelas Jihadul Mubarok yang merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Selain itu Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Mohamad Jumhur Hidayat. Dalam dialog Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang digelar Jimly School Law and Government , Jumhur menegaskan aktivis mahasiswa mempunyai tanggungjawab besar untuk bisa memperbaiki persoalan bangsa dan negara.  Ia bahkan menyebut, yang akan bisa menyelamatkan bangsa ini di masa mendatang adalah para aktivis mahasiswa. (dzar)

Shared:
Shared:
1