Kemenkes Inginkan Kerjasama Penanggulangan Bencana Dengan Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 02 Juli 2011 20:33 WIB

 

Surabaya- Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih inginkan kerjasama dalam penanggulangan bencana terutama untuk fase tanggap bencana, dan hal tersebut akan diwujudkan dalam koordinasi lanjutan dengan mengundang pihak Muhammadiyah melalui Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah.

Hal tersebut disampaikan Mujiharto Direktur Pusat Penanggulangan Krisis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang mewakili Menkes dalam menghadiri pembukaan Latihan Gabungan Relawan Muhammadiyah di gedung G Inspire Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jalan Sutorejo 59, Surabaya, Jum’at (01/07/2011). Mujiharto mengungkapkan, Menkes menyambut baik dan sangat berharap peran Muhammadiyah dalam kerjasama dan koordinasi ketika terjadi bencana, karena selama ini koordinasi ditingkat lapangan dalam ranah penanggulangan bencana masih jauh dari yang diharapkan. “Dengan koordinasi semoga kita menjadi lebih kompak sebagai keluarga besar, karena dalam bencana diharapkan tidak hanya bagian pemerintah saja, tetapi swasta juga harus punya peran,” jelas Mujiharto.

Lebih lanjut menurut Mujiharto, Muhammadiyah juga perlu memperkuat pananganan non medis seperti trauma healing dan juga pembangunan karakter pasca terjadinya bencana, terutama masalah pasca bencana seperti akses air bersih, sanitasi dan yang lainya.

Sementera itu ketua Lembaga Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah Budi Setiawan mengatakan, menyambut baik ajakan Menteri Kesehatan melalui direktur PPK (Pusat Penanggulangan Krisis) untuk berbicara lebih lanjut mengenai kerjasama dalam penanganan bencana. “Kita akan menindaklanjuti permintaan Ibu Menteri, apalagi dalam menangani bencana memang diperlukan sinergi yang berkesinambungan. Selama ini banyak lembaga yang hanya main sendiri dan terkesan keroyokan dalam penanganan bencana, sehingga hasil yang didapatkan justru tidak optimal dan terkesan setengah-setengah,” tegasnya.

Pada pembukaan latihan gabungan dalam rangkaian acara Rapat Kerja Nasional Lembaga Pananggulangan Bencana PP Muhammadiyah, juga dihadiri Koordinator Brigade Siaga Bencana RSUP Sanglah Bali, dr.Kuning  Atmajaya, Rektor UM Surabaya Zainuddin Maliki dan sebanyak 22 rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah se jawa dengan membawa masing-masing tim siaga bencana Medis. Tim siaga bencana Medis dari ke 22 rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah selama acara akan dilatih dalam kemampuan “triage” serta simulasi penanganan bencana kecelakaan Pesawat komersil yang rencananya akan dilaksanakan besok pagi di landasan udara TNI AL Juanda.

Shared:
Shared:
1