Sukseskan MDGs, Badan Neurosains PP Muhammadiyah Gelar Semiloknas

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 26 Maret 2013 15:37 WIB

 

Jakarta - Memasuki mileniun ke 2 Indonesia berpartisipasi dalam program MDGs, antara lain dalam melaksanakan program EMAS yaitu peningkatan Kelangsungan Hidup Ibu dan Bayi dalam kelahiran atau dengan kata lain mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Neonatal (AKN). Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki 241 lembaga Amal Usaha kesehatan yang tersebar di seluruh tanah air mendapatkan kepercayaan untuk menjadi salah satu implementator program EMAS dengan target penurunan AKI dan AKN sebesar 25%. Dalam pelaksanaannya ditentukan beberapa provinsi dan kabupaten dengan AKI dan AKN yang tinggi diantaranya provinsi Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Dalam melaksanakan amal Usaha di bidang kesehatan ini Muhammadiyah menjalin kemitraan dengan JHPIEGO (John Hopkins University), Lembaga Kesehatan Budi Kemuliaan (LKBK), Save The Children dan Reseacrh Triangular International (RTI), agar upaya penurunan AKI dan AKN sebagaimana ditargetkan oleh MDGs tersebut benar-benar dapat dicapai.

Sehingga untuk mendukung, memperluas dan mempercepat upaya tersebut di atas, kini beberapa RS PKU Muhammadiyah, antara lain jejearing RSIJ yang meliputi RSIJ Cempaka Putih, RSIJ Pondok Kopi, RSIJ Sukapura, disamping RS PKU Lamongan dan RS Aisyiyah Ponorogo, dilibatkan dalam upaya peningkatan clinical governance, di bidang maternal dan neonates. Selanjutnya diharapkan bahwa Rumah Sakit – Rumah Sakit tersebut di atas dengan bimbingan Pusat Pelayanan Klinik Primer (P2KP) RSIJ Pondok Kopi akan sanggup melaksanakan pendampingan lebih lanjut terhadap RS Muhammadiyah/ Aisyiyah dan Non-Muhammadiyah / Aisyiyah lainnya.

Dengan terbentuknya Badan Neurosains Muhammadiyah dirasakan perlunya mengawali program implementasi neurosains sebagai Program Unggulan dakwah peradaban utama dengan menyelenggarakan Seminar dan Lokakarya yang berskala Strategis dan dalam lingkup Nasional.

Tujuan seminar ini adalah Dakwah tentang gerakan tajdid di bidang neurosains dan perannya dalam membangun peradaban utama sebagai basis Masyarakat Islam yang sebenarnya. Meningkatkan Pemahaman para praktisi kesehatan, pendidikan dan masyarakat luas terhadap peran neurosains dalam penumbuhan-kembangan umat dan generasi baru bangsa yang sehat, cerdas dan berkarakter.

Seminar yang diselenggarakan Badan Neurosains Muhammadiyah ini akan dilaksanakan pada Jumat-Sabtu (12-13/4/2013) di Hotel Grand Cempaka Jakarta. Kepesertaan diharapkan diikuti oleh Majelis PKU PP Muhammadiyah, Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, Majelis Dikti, Majelis Pelayanan Sosial, Dokter-dokter spesialis kebidanan, syaraf, anak dan spesialis lainnya di lingkungan RS Persyarikatan. Bidan, Perawat PICU, NICU di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah, Pimpinan dan Direktur AUMKes Muhammadiyah, dosen dan mahasiswa di Fakultas Kedokteran, Kesehatan, Keperawatan/kebidanan dan Psikologi di lingkungan PTM se Indonesia. (dzar)

Unduh materi Proposal di sini

Unduh materi Poster di sini

 

Shared:
Shared:
1