MUI Kota Surabaya Silaturahmi ke PP Muhammadiyah Jakarta

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 06 Maret 2013 10:46 WIB

 

Jakarta – Selasa, 5 Maret 2013 Pimpinan Pusat Muhammadiyah kantor Jakarta kedatangan DPD Majelis Ulama Indonesia Kota Surabaya, rombongan disambut hangat oleh PP Muhammadiyah dari Majelis Tablig (Agus Tri Sundani dan Muhammad Ziyad), Majelis Pustaka dan Informasi (Edy Kuscahyanto) dan Majelis Tarjih (Fahmi Salim).

 

Dakwah amar ma’ruf nahi mungkar yang dilakukan umat Islam sepertinya jalan ditempat, ketika masalah khilafiyah  dibesar-besarkan oleh sebagian kelompok dengan tujuan tertentu itu akan memecah umat islam dan mereka takut kalau umat Islam itu rukun. Sehingga kami butuh dukungan dari PP Muhammadiyah dalam melaksanakan misi dakwah MUI terutama menyangkut beberapa aliran kegamaan didaerah Surabaya. Itu yang menjadi salah satu misi silaturahmi Pengurus MUI Surabaya ke PP Muhammadiyah Jakarta, sesuai apa yang disampaikan oleh Ketua MUI Kota Surabaya KH. Abdul Muhid Murtadlo.

 

Sementara Sekretaris MUI Surabaya Drs. KH. Muhamad Munif, MM menyampaikan informasi bahwa  Keberadaan Majelis Ulama di Indonesia dari mulai tingkat Pusat, Propinsi, Daerah sampai tingkat Kecamatan tidak semua berjalan baik dikarenakan kondisi wilayah masing-masing, tapi Alhamdulillah untuk MUI Surabaya cukup optimal melaksanakan visi dan misi Majelis Ulama, hampir semua ormas Islam mendukung semua program dan kegiatan kami.

 

KH. Muhamad Munif juga melanjutkan “kepada Muhammadiyah kami minta kerjasamanya dalam hubungan sinergi informasi dalam bentuk administrasi. Apakah itu menyangkut kebijakan strategis berupa Maklumat, Fatwa dan himbauan kepada umatnya serta didukung oleh Majelis Ulama Indonesia, sehingga tidak terjadi miskomunikasi terutama dilingkungan birokrasi”.

 

Pada kesempatan itu, dari Majelis Tablig PP Muhammadiyah Muhammad Ziyad menyampaikan “menyambut baik silaturahmi MUI Surabaya ke PP Muhammadiyah dan akan menyampaikannya hasil pertemuan ini ke pleno PP Muhammadiyah ”. Acara Silaturahmi di berakhir dengan tukar cinderamata dan tutup dengan foto bersama. (Masruri)

Shared:
Shared:
1