Haedar Nashir: Pertajam Spirit Gerakan dan Strategi Dalam Pengembangan Cabang dan Ranting

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 24 Februari 2013 11:10 WIB

 

Yogyakarta – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diselenggarakan di Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan kemarin (Jumat, 22/2/2013) merupakan bentuk kerja konkrit LPCR PP Muhammadiyah dalam proses strategi pengembangan cabang dan ranting, Menurut Ketua PP Muhammadiyah, Dr. Haedar Nashir, M.Si, dalam sambutannya di Pembukaan Rakernas LPCR, Rakernas ini punya arti penting bagi akselerasi program dalam pengembangan cabang dan ranting secara nasional dalam sisa waktu 2,5 tahun ke depan. Yang mana sesungguhnya Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang cepat meluas di seluruh tanah air sampai pada era 1934 Muhammadiyah sudah terbentuk di seluruh Indonesia, di Papua Muhammadiyah sudah masuk sejak tahun 1921.

“Perkembangan Muhammadiyah yang cepat meluas di Seluruh Indonesia karena paham Islam yang dibawa Muhammadiyah ialah paham Islam yang memberi harapan baru kepada masyarakat dan  mengagendakan perubahan-perubahan untuk Islam, umat Islam dan masyarakat Indonesia menjadi bangsa yang beradab dan bangsa yang berkemajuan” ujarnya.

Haedar menambahkan, Meskipun disana sini banyak yang belum paham, banyak resistensi terhadap pandangan Islam yang berkemajuan yang digelorakan Muhammadiyah, pelan tapi pasti masyarakat akhirnya menerima.

“Banyak gerakan atau ideologi lain yang saat ini masih bergerilya masuk ke lereng-lereng gunung, ke masyarakat-masyarakat marginal, maupun masyarakat yang sampai saat ini belum dijamah oleh para mubaligh-mubaligh Muhammadiyah di sinilah pentingnya kita memperbaharui kembali mempertajam kembali strategi-strategi dakwah kita, jangan sampai visi dan misi gerakan lain mungkin dipandangan lebih memikat. Musuh besar kita adalah kemalasan, kemalasan dalam bagaimana mengembangkan cabang dan ranting. Modal besar kita berhenti terlalu lama, terkoreksi terkurangi dan Muhammadiyah kemudian kehilangan kembali kekuatannya di akar rumput yang dulu menjadi basis gerakan kita”, tambahnya.

PP Muhammadiyah mengharapkan Rakernas LPCR tahun ini bisa pertajam kembali sprit gerakan Muhammadiyah untuk kembali ke akar rumput, gerakan dakwah jamaah kita, mempertajam strategi gerakan Muhammadiyah di tengah berbagai masalah yang menjadi tantangan kita saat ini. (dzar)

Shared:
Shared:
1