Muhammadiyah Tidak akan Kasak-Kusuk Pemilu 2014

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 04 Januari 2013 12:42 WIB

 

Yogyakarta- Muhammadiyah tidak dalam posisi dukung mendukung calon terntentu dalam Pemilihan Umum 2014 mendatang, karena sebagai gerakan kultural, Muhammadiyah hanya memberikan kriteria umum calon pemimpin bangsa dan tidak mengarahkan untuk mendukung sosok tertentu.

Hal tersebut disampaikan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin saat menanggapi pertanyaan wartawan dalam Konferensi Pers Muhasabah dan Taushyiah Kebangsaan Proyeksi 2013 di gedung PP Muhammadiyah Jl. Cik Di Tiro No.23, Yogyakarta, Kamis (03/01/2013). Din Syamsuddin mengungkapkan, sesuai dengan khittahnya, Muhammadiyah tidak akan pernah masuk  dalam politik praktis seperti tarik menarik dukung mendukung calon pemimpin bangsa, tetapi Muhammadiyah mendorong untuk dilaksanakannya sistem suksesi kepemimpinan nasional yang dapat menjaring calon pemimpin bangsa dengan berdasarkan kriteria ideal menurut rakyat. Keinginan adanya sistem suksesi kepemimpinan nasional tersebut menurut Din, merupakan amanah dari rekomendasi Muktamar ke 46 di Yogyakarta pada tahun 2010 lalu.

Lebih lanjut menurut Din Syamsuddin, pada Tanwir Muhammadiyah di Bandung tahun 2012, Muhammadiyah telah memberikan beberapa kriteria calon pemimpin bangsa yang diantaranya adalah problem solver, “Seorang pemimpin bangsa harus berwatak Problem Solver, bukan menumpuk masalah, menciptakan masalah, atau bahkan berpura pura tidak ada masalah,” tegasnya. Pada sisi lain seorang pemimpin bangsa harus mempunyai watak Solidarity Maker, yang mengayomi seluruh rakyat, bukan hanya golongannya saja, atau malah hanya partainya. Selanjutnya ungkap Din, seorang pemimpin juga wajib mempunyai watak Risk Taker, berani mengambil resiko untuk mengatasi suatu masalah, serta juga Morally Commited, mempunyai integritas tinggi, berkomitmen untuk memberantas penyakit masyarakat seperti korupsi. 

Shared:
Shared:
1