Dahlan Rais: IPM Harus Menjadi Pelopor Perkembangan Ilmu Di Kalangan Pelajar

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 02 Desember 2012 11:39 WIB

 

Palembang – Penutupan Muktamar IPM ke-18 di Palembang yang dilaksanakan kemarin (29/11/12) di Aula Dinning Hall Jakabaring Stadium Sport City. Penutupan secara resmi dilakukan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang kali ini diwakili oleh Ketua PP Muhammadiyah Drs. H. A Dahlan Rais, M.Hum. “IPM yang sudah mendapatkan berbagai prestasi menunjukan bahwa IPM adalah organisasi otonom Muhammadiyah yang paling berprestasi dibandingkan dengan organisasi otonom muhammadiyah yang lainnya.” Tutur Dahlan dalam pembukaannya.

Dalam pidato amanatnya terhadap IPM Dahlan menyampaikan lima hal penting yang harus benar-benar menjadi fokus IPM ke depan agar bisa mempertahankan dan meningkatkan prestasi. Yang pertama, Dahlan menyampaikan bahwa IPM harus bisa memperkokoh iman dan aqidah yang berperan sebagai pondasi diri. Iman yang dicerminkan dalam ketauhidan sebagai inti dari ajaran Islam yaitu sebagai ruh dalam diri setiap muslim. “Dengan tauhid dijadikan sebagai ruh dalam diri, maka setiap muslim akan punya orientasi hidup yang seimbang antara dunia dan akhirat. Dan itu yang membedakan diri seorang muslim dan kafir” Tutur Dahlan.

Yang kedua, Dahlan berpesan kepada kader IPM untuk memperbagus akhlak, dan itu menjadi tantangan berat kehidupan umat islam saat ini. “Maka umat Islam harus pandai-pandai memilih mana yang baik dan buruk.” Lanjutnya. Dahlan juga menekankan bahwa hal tersebut bisa lebih kokoh dengan bekerjasama dalam sebuah komunitas, maka umat islam akan menjadi umat yang kuat bila bersatu.

Pesan Dahlan yang ketiga adalah pelajar yang berperan sebagai penentu nasib bangsa. Perubahan dunia itu tergantung pada perkembangan ilmu. Maka umat islam harus bisa menguasai ilmu pengetahuan agar tidak terbelakang.  “IPM harus bisa menjadi pelopor pengembang ilmu pengetahuan di kalangan pelajar” ujar Dahlan. Pesan keempat yang disampaikan oleh Dahlan untuk IPM, segala hal yang telah dirumuskan di IPM harus juga bisa diaplikasikan dalam bentuk konkrit. Terakhir Dahlan menyampaikan bahwa semua kader IPM harus ber-IPM dengan ikhlas, sehingga bisa menjadi kenikmatan dan bisa menuai hasil yang baik. “Sesungguhnya manusia itu mati, kecuali manusia yang berilmu, sesungguhnya manusia yang berilmu itu bingung kecuali yang beramal, dan sesungguhnya manusia yang beramal itu sia-sia kecuali yang ikhlas.” Tutur Dahlan.

Shared:
Shared:
1