Tidak Menyerah adalah Ciri Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 22 Oktober 2020 12:35 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BULELENG – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)  Buleleng sambut hangat kunjungan sillaturrahim Anggota MPR/DPD RI Dapil Bali Bambang Santoso, pada Selasa (20/10) di Komplek Perguruan Muhammadiyah Buleleng. Kunjungan ini bagian dari agenda kunjungan kerja dalam rangka serap aspirasi masyarakat dan daerah.

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng, Mohammad Ali Susanto menyampaikan aspirasi warga Muhammadiyah Buleleng sekaligus harapannya kepada Bambang Santoso.

“H. Bambang Santoso sebagai representasi umat Islam di Bali, tentu diharapkan dapat menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan tidak saja kalangan muslim, tapi kepentingan Bali di ranah nasional. Dan sebagai kader Muhammadiyah, semoga H. Bambang Santoso mampu menghadirkan dan kemanfaatan untuk semua,” tutur Ali.

Ali juga menegaskan bahwa  Muhammadiyah Buleleng sebagaimana Muhammadiyah pada sejatinya adalah organisasi yang mengedepankan kemandirian, komitmen dan pola gerakan yang concern pada kebaikan dan kemanfaatan.

Bambang Santoso menyambut positif aspirasi tersebut sekaligus mengapresiasi peran Muhammadiyah serta memberikan penguatan kepada seluruh warga Muhammadiyah Buleleng.

“Saya sering memberikan motivasi, pergerakan itu artinya bergerak terus dalam kondisi apapun. Jadi selalu ada solusi di semua kesempitan, di semua tikungan dan jalan buntu. Itulah ciri Muhammadiyah, tidak ada kata menyerah,” ujar Bambang membuka sambutan.

Bambang juga berpesan kepada warga Muhammadiyah untuk istiqomah dalam berjuang serta berorientasi pada masa depan.

“Orang-orang Muhammadiyah itu berfikirnya harus selalu moving forward. Sehingga gerakannya mencerahkan dan memajukan, karena itulah Muhammadiyah sampai saat ini selalu terdepan dalam kebaikan,” tegas Bambang.

Acara dilanjutkan dengan audiensi dan tanya jawab dari para hadirin kepada senator Bali tersebut, dan diakhiri dengan penyerahan bantuan beras untuk guru-guru di amal usaha Muhammadiyah Buleleng. (syifa)

 

 

Shared:
Shared:
1