Wirausaha di Indonesia hanya 0,8% dari Jumlah Penduduk

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 21 Mei 2011 23:36 WIB

Yogyakarta- Jumlah wirausaha di Indonesia hanya sekitar 0,8% dari total jumlah penduduk Indonesia saat ini. Berdasarkan hal tersebut dapat dilihat bahwa masih minimnya wirausaha yang ada.

Sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat wirausaha kepada siswa-siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan Kompetisi Kewirausahaan bagi Siswa SMA/SMK se Jawa pada Sabtu (21/5) siang di Kampus Terpadu UMY.

Menurut Koordinator Kegiatan, Lela Hindasah SE, MSi, jiwa kewirausahaan penting ditumbuhkan sejak usia remaja. Kemudian melalui penyelenggaraan kegiatan ini harapannya dapat menumbuhkan semangat berwirausaha pada para siswa. “Sehingga nantinya dapat melahirkan wirausaha-wirausaha muda kreatif dan inovatif yang mampu menciptakan lapangan kerja untuk dirinya maupun orang lain,”urainya.

Lela menambahkan melalui kegiatan ini diharapkan juga mampu menggali potensi siswa dalam berwirausaha, menumbuhkan motivasi berwirausaha. “Selain itu mendorong tumbuhnya calon wirausaha muda dalam perencanaan bisnis secara matang,”tambahnya.

Tahapan pertama kompetisi tersebut dimulai dengan penilaian proposal yang sudah dikirimkan peserta dari masing-masing sekolah. “Proposal yang lolos seleksi berdasarkan sistematika penulisan, relevansi judul dengan isi proposal dan kriteria lainnya kemudian lolos ke tahap kedua atau tahap final.”,jelasnnya.

Tahapan final para peserta kemudian mempresentasikan proposal yang telah diajukan. “Kriteria penilaiannya pada tahapan ini antara lain mulai dari business plan atau perencanaan bisnisnya, visibility usaha atau kelayakan usaha tersebut, inovasi dan kreatifitas. Selain itu penampilan peserta ketika presentasi juga dinilai. Baik dari pengetahuan mengenai produknya, penguasaan teknologi atau slide presentasi, dan kemampuan menjawab pertanyaan dari juri,”ujarnya.

Dalam kompetisi tersebut Juara I diperoleh Tim dari SMA Negeri I Yogyakarta yang terdiri dari Damar Romadhoni dan Panduaji Panditatwa yang mengajukan ide wirausaha mengenai buku agenda islami yang memiliki banyak fungsi seperti jadwal sholat, mutiara Qur’an dan hadist, catatan untuk setiap harinya dan lainnya. Produk mereka diberi nama Lizama Islamic Note.

“Kemudian juara II diraih tim dari SMA Negeri I Batangan, Pati yang terdiri dari Hesti Asih Kusumawati, Dian Utoro Aji dan Amalia Yunita yang menawarkan prospek bisnis sirup Rasa Pintar (Cenas), ekstrak pegagan sebagai minuman segar penambah nutrisi otak. Sedangkan juara III diraih tim dari SMK Pawyatan Daha 2 Kediri yang meliputi Sri Rahayu, Wira Wiasih dan Tri Wulandari. “Mereka menawarkan bakso pelangi. Bakso yang dibuat berwarna-warni dengan warna alami berasal dari wortel, nans, bayam serta ubi jalar,”urai Lela.

“Juara pertama berhak memperoleh uang tunai sebesar Rp. 2.500.000,00, Juara II memperoleh uang tunai sebesar Rp. 2.000.000,00, sedangkan juara III memperoleh Rp. 1.500.000,00. Ketiganya juga memperoleh trofi dan piagam peghargaan,”jelasnya.

Dalam kompetisi tersebut juara harapan I diperoleh SMA N 5 Semarang yang terdiri dari Maharani dan Mariska Bunga Chairunisa yang menawarkan produk lampu berbentuk si unyil dengan nama ‘Glo Nyil’. Kemudian Juara harapan II diraih tim dari SMK N 2 Depok, Sleman yang terdiri dari Aji Bayu Kusuma dan Pramono Husodo yang menawarkan bisnis usaha laundry ‘Maxy wash’.

Shared:
Shared:
1