Gerakan Pakai Masker Murni untuk Masyarakat

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 13 Agustus 2020 12:28 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjalin kerjasama dengan Gerakan Pakai Masker (GPM) yang diinisiasi oleh berbagai tokoh nasional lintas agama dan profesi, Rabu (12/8).

Menyambut kerjasama tersebut, Ketua PP Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman menyatakan bahwa Muhammadiyah yang telah berikhtiar melawan pandemi melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) sejak 5 Maret 2020 lalu akan menggerakkan seluruh jaringan dan komponen yang dimiliki di seluruh Indonesia untuk mensukseskan program GPM.

“Ini bagian dari upaya membangun resonansi yang baik sebagaimana identitas kepribadian Muhammadiyah yaitu selalu siap bekerjasama dengan siapapun dalam rangka Izzatul Islam Wal Muslimin, dalam rangka kebaikan membangun bangsa yang lebih baik,” jelasnya.

“Prinsip GPM melindungi aku dan kamu sesuai prinsip Rasulullah ‘La dharara walaa dirar’, jangan melakukan kegiatan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Maka memakai masker jelas upaya melindungi diri dan orang lain,” imbuhnya.

Ketua Umum GPM Sigit Pramono mengungkapkan bahwa GPM adalah gerakan sukarelawan, nirlaba dan terbuka yang tidak berafiliasi pada partai politik manapun.

“Gerakan ini murni dari masyarakat dan untuk masyarakat,” jelas Sigit.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa upaya GPM selain mengisi kekosongan yang dilakukan pemerintah dalam sosialisasi kepada masyarakat tentang trisula protokol kesehatan: pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan, GPM juga memiliki misi memperbaiki nama Indonesia di mata dunia internasional.

Menyambung Sigit, Ketua GPM Klaster Universitas Muhammad Edhie Purnawan mendorong civitas akademika dan pihak universitas di seluruh Indonesia untuk turut serta turun ke lapangan guna memberikan pendidikan masyarakat sesuai dengan bidang yang ditekuni dengan cara yang mudah dipahami.

“Mahasiswa sebagai ujung tombak universitas itu bisa menginspirasi warga desa dan masyarakat, UMKM dan usaha yang lebih mikro untuk bisa mengatasi persoalan Covid,” harap Sigit.

Sementara itu Ketua MPKU PP Muhammadiyah sekaligus Ketua MCCC Agus Samsudin berharap GPM berjalan maksimal sehingga mampu membantu percepatan penanganan laju Covid-19 yang semakin memprihatinkan.

“Di kota-kota besar rata-rata (RS Muhammadiyah) dalam kondisi full. Ini cukup memprihatinkan. Ini upaya kita bagaimana setiap individu memberikan kontribusi utk mencegah penularan ini,” tutur Agus.

“Gerakan ini sangat baik dan sudah kita mulai sejak MCCC didirikan. Muhammadiyah percaya bahwa saat ini bukan jamannya kerja sendiri-sendiri. Kerjasama ini menjadi bagian penting untuk membantu Indonesia menuju lebih baik,” harap Agus. (afn)

Shared:
Shared:
1