Tingkatkan Peluang Kerja Alumni, UHAMKA Gandeng Menakertrans

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 21 Mei 2011 23:21 WIB

JAKARTA- Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) secara rutin  mengundang berbagai tokoh nasional untuk berbicara dalam event seminar dan diskusi. Kehadiran tokoh nasional ini diharapkan akan tercipta program sinergis yang menguntungkan kedua belah pihak.

Hal tersebut dikatakan oleh Rektor UHAMKA, Prof Dr Suyatno, M.Pd kepada wartawan usai mendampingi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Drs. HA. Muhaimin Iskandar, M.Si berbicara dalam Seminar Strategi Sumber Daya Manusia Indonesia dalam Menghadapi Persaingan Global Ketenagakerjaan di Indonesia yang digelar  UHAMKA di Auditorium lantai 4, pada 21 Mei 2011.

Menurut Suyatno, UHAMKA memiliki kepentingan dalam membangun sinergi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi agar mampu memberikan informasi tentang ketenagakerjaan kepada mahasiswa. Program sinergis ini bertujuan untuk membangun jaringan kerja yang nantinya akan berguna bagi lulusan UHAMKA yang ingin mencari kerja.

“UHAMKA ingin mengawal lulusannya dengan memberikan informasi lewat patner-patner yang dibangun oleh kampus. Misalnya, dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Dari Kementerian inilah masuk informasi kerja yang diperlukan oleh para lulusan UHAMKA,”ujarnya.

Program sinergis dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini, tambah Suyatno mendorong UHAMKA untuk serius dalam menyiapkan lulusan-lulusannya lebih kompetensi sehingga mampu diterima di dunia kerja.  Disamping itu, UHAMKA berupaya mengajak lulusannya tidak hanya mencari kerja namun mampu menciptakan lapangan kerja.

“Kita  berupaya merubah paradigma bahwa perguruan tinggi tidak hanya melahirkan sarjana-sarjana saja yang akan mencari kerja, tetapi melahirkan sarjana yang mampu menciptakan lapangan kerja,”ujarnya.

Program Kewirausahaan

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar sangat menyambut baik keinginan UHAMKA untuk melakukan sinergi dengan kementeriannya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dengan perguruan tinggi sangat diperlukan.

“UHAMKA dapat bersinergi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk menjaring SDM dalam bidang ketenagakerjaan,”kata ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Ditambahkan Muhaimin, dengan bersinergi UHAMKA akan lebih memiliki perencanaan yang baik dalam menciptakan Sumber Daya Manusia yang kompeten menuju dunia kerja.

“Saya optimis sinergi antara pemerintah dengan perguruan tinggi, seperti UHAMKA dapat memberikan jalan keluar dalam upaya menyiapkan SDM dalam bidang ketenagakerjaan,”ujarnya.

Sebagai Menteri Tenaga Kerja, Muhaimin sangat berharap kepada Perguruan Tinggi agar tidak hanya melahirkan lulusan yang pada akhirnya hanya mencari kerja, tetapi bagaimana lulusan perguruan tinggi dapat menciptakan lapangan kerja.

Oleh karenanya, ia menyambut baik  adanya program entrepreneurship  atau kewirausahaan yang digerakkan oleh perguruan tinggi. Menurutnya, perguruan tinggi sudah saatnya melahirkan industri kreatif lewat program kewirausahaan. Dengan berjalannya program kewirausahaan ini, maka perguruan tinggi tidak lagi dikenal sebagai pencipta pencari kerja, tetapi sebagai pencipta lapangan kerja.

Menurut Muhaimin, program kewirausahaan di perguruan tinggi harus menjadi prioritas. Karena lewat program inilah, mahasiswa dilatih untuk menjadi mandiri dan mampu menciptakan lapangan kerja. Pasar untuk dunia wirausaha sangat luas dan terbuka, oleh karenanya program ini harus menjadi program prioritas Perguruan tinggi dalam upaya menciptakan lapangan kerja. (www.uhamka.ac.id)

Shared:
Shared:
1