UMS Jalin Kerjasama Dengan University Of Nottingham Inggris

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 06 November 2012 21:54 WIB

 

London, UK - The University of Nottingham Inggris dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dalam "Program Pasca Sarjana dan Doktoral Terpadu dalam Bidang Desain Bahan". Kerja sama itu hasil dari penandatanganan yang dilakukan oleh Menteri Negara untuk Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Britania Raya, David Willets dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhammad Nuh di Inggris (1/11/2012) saat kunjungan kerja dan kenegaraan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono beserta sejumlah menteri dari KIB II.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan sejumlah perguruan tinggi Indonesia lainnya secara resmi mengukuhkan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Inggris. Kerja sama ini ditegaskan oleh Menteri Pendidikan RI M. Nuh dan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Inggris, David Willets yang menandatangani perjanjian kerangka kerja sama pendidikan dan keterampilan kedua negara di 10 Downing Street, London.

Penandatanganan kerja sama dilakukan kedua menteri di Kantor Perdana Menteri Inggris, disaksikan Presiden SBY dan PM David Cameron dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Inggris dari tanggal 30 Oktober hingga 3 November 2012 yang lalu.

Kedua Menteri menyambut baik penandatanganan dokumen-dokumen kerjasama tersebut sebagai sebuah bentuk pengakuan atas semakin luas dan eratnya kerjasama pendidikan dan keterampilan antara Indonesia dan Kerajaan Inggris sejak ditandatanganinya Memorandum Saling Pengertian oleh kedua Menteri di London pada tanggal 28 Mei 2012, serta menyambut baik kerjasama kedepan dalam berbagai bidang seperti berbagi pengalaman terbaik dalam pendidikan kejuruan dan pelatihan antara Kerajaan Inggris dan perguruan tinggi komunitas (Community College) bidang kejuruan Indonesia. Area kerjasama tertentu dapat mencakup pelatihan guru/kepemimpinan, penjaminan kualitas dan pengembangan kurikulum.

Kerjasama Pendidikan dan Keterampilan antara Kemdikbud RI dengan Kerajaan Inggris. Pada kesempatan Kunjungan Kenegaraan Presiden SBY ke Inggris dan pertemuan beliau dengan Perdana Menteri David Cameron, beberapa dokumen kerjasama pendidikan berikut telah ditandatangani, yang melambangkan penguatan hubungan bilateral kedua negara.

Beberapa poin penting yang disepakati antara lain pembentukan program beasiswa antara Dikti Indonesia dengan pemerintah Kerajaan Inggris, promosi studi di Indonesia yang merupakan kerja sama dengan Oxford University, serta memorandum saling pengertian antara beberapa perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Universitas Muhammadiyah Surakarta bekerja sama dengan The University of Nottingham dalam "Program Pasca Sarjana dan Doktoral Terpadu dalam Bidang Desain Bahan". Ini adalah salah satu langkah nyata UMS dalam mewujudkan program Go International.

Sementara perguruan tinggi lain yang turut bekerjasama adalah Newcastle University dan Universitas Indonesia dalam "Pembentukan Pusat Pelatihan Dokter Newcastle University-Universitas Indonesia(NUUIDTC) dalam Bidang Obat-obatan, Gigi, Ilmu Biomedis, Ilmu Kehidupan dan Nutrisi", Cranfield University dan Institut Teknologi Bandung dalam "Program Gelar Ganda (Double-Degree) pada Tingkat Pasca Sarjana dalam Bidang Teknik dan Teknologi", Northumbria University dan Universitas Bina Nusantara dalam "3 Program Baru pada Tingkat Sarjana dalam Bidang Desain Interior, Desain Industri dan Desain Media Interaktif", University of Southampton dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam "Bekerjasama dalam Bidang Pengajaran dan Penelitian, serta Pengembangan Pertukaran Akademis", serta The Open University dan Universitas Terbuka dalam "Kolaborasi dalam Bidang Penjaminan Kualitas, Pengembangan Kurikulum dan Penelitian Pedagogi".

Penandatanganan dokumen-dokumen kerjasama tersebut sebagai sebuah bentuk pengakuan atas semakin luas dan eratnya kerjasama pendidikan dan keterampilan antara Indonesia dan Kerajaan Inggris. Kerja sama kedepan dalam berbagai bidang seperti berbagi pengalaman terbaik dalam pendidikan kejuruan dan pelatihan, pelatihan guru/kepemimpinan, penjaminan kualitas dan pengembangan kurikulum.

 

Shared:
Shared:
1