LazisMu Limpung Santuni Anak Pengidap Hidrosefalus

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 10 Juli 2020 11:49 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, BATANG— Ucapan terimakasih dan rasa syukur disampaikan Umi saat tim Kantor Layanan (KL) Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadakah Muhammadiyah (LazisMu) Limpung, berkunjung di kediamannya Desa Banteng, Kecamatan Tersono, Batang  pada (9/7).

Perempuan paruh baya yang biasa disapa Umi adalah ibu dari Khairul Mursyid, batita berusia 18 bulan yang mengidap penyakit Hidrosefalur. Umi beserta suami yang bernama Rofik kesehariannya bekerja sebagai buruh lepas, dengan pengahasilan pas-pasan. Jangankan untuk berobat rutin si buah hati, terkadang untuk memenuhi kebutuhan harian mereka kesulitan.

Khairul Mursyid si buah hati mereka lahir dengan keadaan kurang beruntung, karena terjadi penumpukan cairan di rongga otak yang menyebabkan pembesaran kepala. Ujian tersebut mereka lalui dengan sabar, ikhlas dan terus bermunjat kepada Allah meminta jalan keluar.

Benar, doa yang mereka panjatkan didengar Allah. Doa tersebut dijawab oleh Allah melalui KL LazisMu Limpung. Menurut keterangan Kepala KL LazisMu Limpung, Abdul Wahab Asyifak kepada tim muhammadiyah.id bahwa, KL LazisMu Limpung telah melakukan pendampingan sejak 13 Februari 2020.

“Alhamdulillah dengan bantuan Infaq Bapak dan ibu melalui kami LazisMu limpung, adek Mursyid sudah melewati operasi yang pertamanya pada awal bulan maret ini dan sudah melakukan kontrol lbh dari 3 kali di RSUD Limpung, dan InsyaAllah bulan agustus akan di laksanakan operasi yg ke 2.” tuturnya.

Selain mentasyarufkan zakat, infak dan shadakah para Muzzaki dalam bentuk bantuan untuk berobat ke Rumah Sakit. LazisMu Limpung juga melakukan pendampingan. Sejak bulan Februari 2020, LazisMu Limpung telah melakukan kunjungan sebanyak 3 kali untuk memberi semangat dan memberikan suporrt dalam bentuk bingkisan, serta uang tunai.

“Di samping menjenguk adek Mursyid pasca operasi yang pertamanya, kami juga menyalurkan Bingkisan Sembako dan susu serta menanyakan kabar perkembangan kesehatan dek mursyid setelah sekian kali kontrol di RSUD Limpung.” tambah Wahab.

Mendapat perhatian khusus dari KL LazisMu Limpung, Umi beserta suami menyampaikan terimakasih. Perhatian dan semangat yang ditularkan oleh aktivis Muhammadiyah yang tergabung dalam LazisMu Limpung berdampak baik kepada kejiawaannya,
Ia mengaku termotivasi atas perhatian yang diberikan teman-teman aktivis Muhammadiyah.

“Hanya ucapan terimaksih atas perhatiannya dari lazismu, hanya syukur yang kami panjatkan pada Allah atas rezeki ini. Terimakasih lazismu limping,” ucap Umi.

Perlu diketahui menurut Kemenkes RI, tercatat ada sekitar 18 ribu anak penderita hidrosefalus bawaan (kongential), diperkirakan angka ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Ganguan yang disebabkan jenis penyakit ini terjadi di semua bagian tubuh, menyebabkan ganguna tumbuh kembang hingga penurunan kecerdasan anak.

Pada beberapa kasus, penyakit hidrosefalus dapat dimulai sejak anak lahir yang disebabkan antara lain faktor genetik yang tidak normal, cacat lahir karena tulang belakang tidak tertutup, serta infeksi yang terjadi saat kehamilan. Selain menyerang batita, Hidrosefalus juga dapat dialami oleh anak usia satu sampai lima tahun atau usia pra-sekolah. (aan)

Shared:
Shared:
1