Peran Angkatan Muda Muhammadiyah di Daerah Perbatasan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 02 Juli 2020 13:05 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, NUNUKAN – Terletak di daerah perbatasan tidak menyurutkan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Nunukan untuk terus melakukan aksi sosialnya ditengah pandemi Covid-19 yang berdampak ke sebagian masyarakat dan warga Nunukan.

Nunukan adalah Kabupaten perbatasan yang ada di Provinsi Kalimantan Utara. Terletak di wilayah paling utara Kalimantan yang berbatasan dengan Malaysia dan disebelah timurnya dengan Filipina.

Terdampaknya sebagian warga dan masyarakat di daerah perbatasan Nunukan akibat Pandemi Covid-19 direspon oleh AMM Nunukan bersama Lazismu dan MCCC sejak awal penyebaran Covid-19 sampai menjelang Idulfitri. Hal ini disampaikan oleh Supriadin, Kader IMM Nunukan yang sekaligus penggerak AMM merespon dampak Covid-19 di Nunukan.

“Berbagai macam aksi sosial AMM Nunukan telah dilakukan untuk warga Nunukan yang terdampak Pandemi, diantaranya pembagian masker, kaos tangan dan sembako,” kata Supriadin dalam keteranganya pada Redaksi Muhammadiyah.id pada, Rabu (1/7).

Supriadin menambahkan, aksi sosial yang dilakukan AMM Nunukan bergerak dibeberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Sebatik Barat, Sebatik Timur, Sebatik Tengah, Sebatik Utara dan Sebatik Selatan bahkan sampai ke Patok, daerah perbatasan RI dan Malaysia.

Ketua Lazismu Nunukan tersebut menyampaikan pihaknya untuk meninjau daerah Patok harus ditempuh dengan perjalanan transportasi laut yang memakan waktu 1 jam sampai ke lokasi. (Andi)

 

Shared:
Shared:
1