Dosen UMY Bangkitkan Ketahanan Pangan Kelompok Difabel

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 11 Mei 2020 12:03 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, SLEMAN — Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Imamudin Yuliadi lakukan Program Pengabdian Masyarakat untukmengangkat ketahanan pangan pada kelompok difabel Gala Difabel Gamping (Gading) pada Ahad (10/5) di Gamping, Sleman.

Dalam paparannya, Imam mengatakan bahwa di saat pandemic wabah seperti ini perlu edukasi mengenai pangan secara serius. Terlebih kepada kelompok rentan difabel yang posisinya dalam strata sosial masyarakat selalu terpinggirkan. Namun demikian, ia menyakini difabel akan bisa survive jika mereka memiliki jaring pengaman social dalam bentuk organisasi atau kelompok.

Terkait pangan, menurut Imam tidak perlu merasa khawatir berlebihan, asal potensi alam yang dimiliki dikelola dengan baik dan dimanfaatkan dengan arif dan bijaksana. Dalam sosialisasi yang dilakukan Imam menerangkan terkait cara pemanfaatan lahan sempit di pekarangan rumah, cara penyimpanan saturan, serta konsep saling menjaga pengamanan pangan antar anggota.

“Dalam komunitas itu ada komunikasi antar anggota agar supaya manakala ada angota yang kekurangan dan kemudian bisa saling memberi, men-support dan kegiatan lain yang bisa saling meringankan beban,” tuturnya.

Dalam kesempatan ituIa juga membagikan bibit tanaman sayur yang biasa dikonsumsi sehari-hari untuk dibudidayakan di pekarangan rumah. Sengaja dipilih tanaman yang tidak memerlukan perawatan yang rumit, karena menyesuaikan dengan kondisi difabel sebagai pembudidaya. Diantaranya ada bibit cabai, tomat, sledri, terong, daun bawang, dan lain-lain.

Selain edukasi ketahanan pangan, dalam acara ini juga disalurkan bingkisan kepada anggota difabel dari Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah, dan bingkisan yang berhasil dihimpiun dari para dosen di Fakultas Ekonomi UMY. (a’n)

Shared:
Shared:
1