Muhammadiyah Kaltim Rutin Bagikan Makan Sahur Bagi Warga Terdampak Covid-19

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 02 Mei 2020 06:17 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, SAMARINDA Muhammadiyah Covid Command Center (MCCC) Kalimantan Timur rutin berbagi makanan sahur Ramadhan untuk warga terdampak covid-19 atau virus Corona. Nah, makanan ini diantarkan langsung agar warga bisa melaksanakan sahur.

Ketua Pelaksana Pos Layanan MCCC Kalimantan Timur Taufik Rachman menjelaskan, aksi berbagi sahur Ramadhan sudah dilaksanakan sejak tiga hari terakhir.

“Setiap hari kami membagikan lebih dari 100 makanan untuk warga terdampak,” ucap Taufik, Kamis (30/4/2020) dinihari.

Pembagian dikhususkan untuk warga yang berada di tempat penampungan, asrama, atau mahasiswa yang tidak bisa pulang.

Setiap dini hari bulan Ramadhan, ada warga yang rutin diberikan, ada pula yang tergantung pendaftaran.

“Target pembagiannya antara lain asrama mahasiswa seperti asramaputri mahasiswa Kabupaten Nunukan, penyandang disabilitas, kaum dhuafa, marbot masjid, hingga penyapu jalan,” jelasnya.

Pihak MCCC Kalimantan Timur juga membuka posko layanan di halaman kampus Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Posko tersebut bertujuan untuk mendata warga yang ingin mendapatkan makanan sahur.

“Kebanyakan pendaftarnya adalah mahasiswa yang tidak bisa pulang. Setelah didata, mereka bisa ambil sendiri makanan sahur atau dibantu antar oleh komunitas motor,” tambahnya.

Di posko layanan itu juga membuka donasi bagi warga yang ingin terlibat. Sampai saat ini donasi yang masuk cukup banyak sehingga jumlah makanan yang dibagikan terus bertambah setiap harinya.

"Penyediaan makanan sahur tersebut turut melibatkan warga Kota Samarinda. Makanan yang dipesan dari warga kemudian dibagikan ke masyarakat yang terdampak," ucapnya.

Menurut Sekretaris Pelaksana Pos Layanan MCCC Kalimantan Timur Agus Toto, pihaknya sengaja menggandeng warga agar kegiatan itu tetap jalan.

“Ini sekaligus pemberdayaan masyarakat. Dananya dari kami, warga yang buat sampai dibungkus, kemudian kita bagikan untuk warga yang membutuhkan,” papar Agus.

Banyak pelaku usaha, terutama warung makan, terdampak akibat pandemi covid-19. Usaha mereka makin terpukul saat memasuki Bulan Ramadan.

“Rencananya kegiatan bagi sahur ini kita laksanakan selama sepekan. Namun jika donasi terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan akan kita lanjutkan,” tambahnya.

Shared:
Shared:
1