Gerak Ta’awun Muhammadiyah Hadapi Covid-19 Lewat Lumbung Pangan Nasional

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 22 April 2020 15:52 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA-- Lakukan Gerakan Ta’awun Nasional untuk penanganan wabah covid-19, Muhammadiyah bentuk Lumbung Pangan Muhammadiyah yang berada di tiap tingkatan mulai Pimpinan Pusat sampai Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-Indonesia.

Secara seremonial, Gerakkan Ta’awun ini melakukan pembagian sembako kepada warga masyarakat yang terdampak wabah covid-19. Mengingat dampak dari pandemi wabah ini bukan hanya mengganggu stabilitas sektor kesehatan, melainkan juga sektor sosial dan ekonomi warga masyarakat.

“Kita harus tolong menolong, karena ini termasuk masalah kita bersama. Sehingga kita juga harus bersama-sama meringankan beban masyarakat terdampak covid-19,” ungkap Bachtiar Dwi Kurniawan, Wakil Ketua Bidang Sosial Ekonomi Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), disela pembagian yang dilakukan pada Rabu (22/4).

Sasaran untuk pembagian paket sembako tahap pertama yang dilakukan di Kantor PP Muhammadiyah Jl. KH. Ahmad Dahlan ini antara lain Panti Asuhan dan Panti Jompo, kepada Guru Penddidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Taman Kanak-kanak (TK) ‘Aisyiyah, Guru Honorer Sekolah Muhammadiyah, dan kepada kelompok rentan-miskin seperi kepada Pemulung, Asongan dan Difabel.

Sembako ini akan disalurkan ke seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sedangkan secara nasional, gerakkan Lumbung Pangan Muhammadiyah ini akan dijalankan disetiap infrastruktur tingkat pimpinan yang ada.

“Tahap awal pembagian sembako ini kami sesuaikan waktunya menjelang ramadhan, supaya menjadi bekal untuk menyongsong bulan ramadahan. Dan kemudian nanti menjelang hari raya idul fitri, ” tambahnya.

Inisiasi penyaluran sembako Gerakkan Ta’awun untuk negeri tahap pertama ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua. Dalam beberapa bulan ini, direncakan Lumbung Pangan Muhammadiyah akan menyediakan sebanyak 500.000 paket sembako untuk disalurkan.

Penyaluran yang dilakukan untuk wilayah DIY saja, Muhammadiyah bersama dengan ‘Aisyiyah menyediakan sebanyak 5.000 paket. Selain dalam bentuk sembako, Muhammadiyah juga akan menyalurkan berupa uang tunai kepada masyarakat terdampak, hal ini dimaksudkan untuk menstimulasi perputaran roda perekonomian masyarakat.

Karena wabah covid-19 juga berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat, sehingga banyak usaha kecil yang dijalankan oleh masyarakat tersendat. Sehingga perlu dilakukan langkah-langkah bijak dalam menyalurkan bentuk-bentuk bantuan kepada masyarakat terdampak wabah covid-19.

Lumbung Pangan Muhammadiyah saat ini menerima segala bentuk donasi, mulai dari sembako, uang tunai untuk membantu meringankan beban masyarakat. Pada pembagian tahap ini, donasi yang masuk ke Lumbung Pangan Muhammadiyah berasal dari dunia usaha, masyarakat umum, termasuk juga Sobat Ambyar melalui konser amal yang dilakukan oleh Didi Kempot.

Pada konser amal yang diselenggarakan oleh Didi Kempot, Sobat Ambyar mampu mengumpulkan donasi sebanyak 2  Miliar yang disalurkan melalui Kantor Layanan Pusat Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu). (a’n)

Shared:
Shared:
1