Upaya MCCC Sulteng Tangkal Penyebaran Covid-19 di Rumah Ibadah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 30 Maret 2020 11:26 WIB
MUHAMMADIYAH.ID, SIGI— Gerakkan kemampuan menghadapi pandemi Covid-19 untuk wilayah secara menyeluruh perlu dilakukan. Jangan menunggu ada korban baru ada tindakan. Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) bergerak di Sulawesi Tengah (Sulteng).
 
Dalam rilis yang diterima tim muhammadiyah.id pada Ahad (29/3), tim MCCC wilayah Sulteng mengamankan wilayah dengan melakukan penyemprotan disinfektan. Pengamanan wilayah bukan hanya dilakukan untuk kawasan mayoritas muslim, melainkan untuk kawasan mayoritas beragama Kristen juga dilakukan.
 
“Selain masjid beserta fasilitas umum lainnya, kita juga melakukan penyemprotan di kawasan desa Jono Oge yang mayoritas penduduknya non muslim, juga di Greja Katolik Santo Thomas, Greja SJA ELSHADDAI, Greja Balai Kesematan Korps 1 dan 2, Gereja Panti Kosta, GBI Jono Oge, Balai Adad Desa Jono Oge, dan beberapa fasilitas umum lain," ugkap Ucok Eko Liliansyah Hasibuan, Anggota LazisMU Sigi.
 
Pengumpulan dana untuk penyemprotan ini didukung oleh Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shodaqoh Muhammadiyah (LazisMU) Pimpinan Daerah Sigi, dana yang terkumpul juga merupakan sebagian dari zakat pertanian Jama’ah Tani Muhammadiyah (JATAM) Kabupaten Sigi. Tim yang bergerak melakukan aksi penyemprotan terdiri dari segenap Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah.
 
Sementara, Ketua MCCC Wilayah Sulteng, dr Mariani Rasjid mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga kondusifitas untuk wilayah masing-masing. Ia juga berharap kepada masyarakat luas supaya bisa saling bahu-membahu untuk keselamatan bersama. Sikap peduli yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk saat ini dengan melakukan social/phsyical distancing.
 
Selain itu, untuk menghadapi lesunya perputaran ekonomi pada kalangan masyarakat bawah atau kurang mampu. Direktur PKU Siti Fadhila Supari ini mengajak masyarakat untuk saling meringankan beban kaum yang kurang mampu tersebut dengan menyalurkan donasi kepada LazisMU di daerah masing-masing, untuk daerah Sigi bisa menyalurkannya melalui LazisMU Sigi.
 
Sedangkan untuk daerah Tolitoli, MCCC akan melakukan kampanye/edukasi ke tukag becak, dan masyarakat yang memiliki intensitas perjumpaan yang tinggi dengan masyarakat luas supaya terbiasa Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
 
“Mudah-mudahan ikhitar kami untuk melawan virus corona bisa berampak baik dan bermanfaat luas untuk masyarakat Sulteng," pungkasnya. (a'n)
Shared:
Shared:
1