Lawan Covid-19, Anggota Pemuda Muhammadiyah Purwokerto Siapkan Hotel Bagi Tenaga Kesehatan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 28 Maret 2020 07:49 WIB
MUHAMMADIYAH.ID, PURWOKERTO - Menanggapi masa darurat akibat wabah Covid-19, pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Banyumas Brili Agung mengubah penginapan Aksara Homestay yang dia miliki sebagai tempat istirahat bagi tenaga kesehatan terkait.
 
Dilansir dari Kantor Berita Antara (Jumat, 27/3), penginapan dengan kapasitas 48 penghuni dalam 24 kamar tersebut dialihfungsikan secara total sejak berita dirilis.
 
"Mulai hari ini, Aksara Homestay milik PT Aksara Investama Propertindo, diubah dan dioperasikan sebagai tempat peristirahatan bagi para tenaga medis di Banyumas yang sedang berjuang keras mengalahkan wabah COVID-19. Kami menutup total hotel ini untuk tamu-tamu umum," ujar Brili.
 
Selain sebagai penginapan bagi tenaga kesehatan, optimalisasi layanan dari pemenuhan protokol kesehatan seperti penyemprotan disinfektan secara rutin hingga asupan gizi dan makanan disediakan oleh Brili.
 
"Hari ini, beberapa tenaga medis dari RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo mulai menempati Aksara Homestay, lainnya akan segera menyusul," imbuhnya.
 
Bagi Brilli, tugas berat tenaga medis sudah selayaknya diapresiasi setinggi mungkin.
 
"Mereka turun berjuang melayani warga Banyumas dalam masa sulit, dan siap menghadapi tantangan berat dengan risiko sangat tinggi. Dukungan dari kita semua, semoga dapat meringankan beban para pejuang kemanusiaan ini," ia menambahkan.
 
Direktur RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tri Kuncoro mengapresiasi bantuan dari Brilli selaku Direktur PT Aksara Investama Propetindo.
 
"Ini sangat membantu sekali terutama bagi para tenaga kesehatan yang rumahnya jauh, mengalami kelelahan, atau misalnya terjadi sensitivitas warga, mungkin warga menolak atau bagaimana, nanti bisa memanfaatkan bantuan tersebut. Ini sangat positif bagi partisipasi masyarakat dalam melawam corona, khususnya untuk support tenaga kesehatan di RSMS Purwokerto," katanya sembari mengutip bahwa sebelumnya dua tenaga medis RSMS Purwokerto diminta meninggalkan tempat kostnya oleh warga. (Afn)
Shared:
Shared:
1