Terbatasnya Kebutuhan APD, SMK Muhammadiyah 2 Muntilan Bantu Produksi Masker

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 26 Maret 2020 14:01 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, MUNTILAN -- Dampak merebaknya Covid-19 (virus Corona) di beberapa daerah membuat kelangkaan alat pelindung kesehatan. Salah satunya masker, dikarenakan virus Corona dapat menyebar melalui udara sehingga masker menjadi kebutuhan. Kelangkaan tersebut dikarenakan tingginya kebutuhan masyarakat sehingga menjadi masker menjadi langka dan masih banyak dicari.

Kondisi tersebut ditangkap oleh SMK Muhammadiyah 2 Muntilan yang peka akan kondisi yang terjadi sekarang. Sehingga sekolah mencoba memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan masker dengan memproduksinya.

Kepala Sekolah Untung Supriyadi, mengatakan sekolah bertekad untuk mencegah virus Corona merebak dengan memproduksi masker secara massal. “Produksi masker tidak serta merta berorientasi kepada bisnis semata, tetapi lebih pada membantu orang lain,” imbuhnya.

Untung berharap produksi masker tersebut tidak hanya kan diproduksi saat situasi sekarang, namun kedepan akan terus diproduksi untuk melatih dan membuka peluang usaha bagi siswa. Dan menjadi bekal siswa terampil dalam pembuatan masker.

Sita Rahmawati, Pembimbing Kewirausahaan menambahkan, siswa yang dilatih diharapakan dapat terampil membuat masker dan menjadi solusi usaha siswa kelak.

Sita juga menjelaskan bahan pembuatan masker produksi Sekolah berupa kain khusus untuk masker pada umumnya. Masker yang diproduksi juga tidak kalah mutunya dnegan masker yang beredar dipasaran. SMK Muhammadiyah 2 Muntilan sampai hari ini masih menerima pesanan dari beberapa pihak.

“Masker yang kami buat ini adalah pesanan dari teman, dan harga lebih murah dibandingn dengan lainnya dengan tetap berkualitas,” jelas Sita.

Salah satu siswa kelas X Jurusan Teknik Kultur Jaringan, Khafifah Arum Sari merasa senang karena diberi kesempatan terlibat langsung dalam memproduksi masker. Selain itu Khafifah merasa senang karena dapat belajar untuk menciptakan peluang usaha.

“Selain menjadi peluang usaha, saya senang karena dapat membantu orang lain terhindar dari virus Corona dengan masker tersebut,” kata dia. (Syifa)

Kontributor : Novi Setiaji

 

Shared:
Shared:
1