Kembangkan SDM Transportasi Laut, BPSDMP Ajak Kerjasama Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 16 Maret 2020 13:57 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Dikti Litbang melaksanakan pembahasan rencana kerja sama pengembangan SDM transportasi laut.

Pembahasan rencana kerja sama tersebut dipimpin oleh Kepala BPSDM Perhubungan  Sugihardjo, dan Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah Lincolin Arsyad, pada Jum’at (13/3) di kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta.

Pembahasan rencana kerja sama ini merupakan tindak lanjut pertemuan antara Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dengan Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, tanggal 16 Januari 2020 yang dihadiri pula oleh Sekretaris Majelis Diktilitbang Muhammadiyah M. Sayuti dan Staf Khusus Menteri Perhubungan Wihana Kirana Jaya dan Abdulhamid Dipopramono.

Beberapa usulan pada pertemuan sebelumnya antara Kemenhub dan  Muhammadiyah akan dilaksanakan kerja sama antara perguruan tinggi di lingkungan BPSDM Kementerian Perhubungan dengan tiga Universitas milik Muhammadiyah yaitu Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Universitas Muhammadiyah Kupang dan Universitas Muhammadiyah Pekalongan, terkait dengan pembukaan prodi pelayaran dan join studi antar perguruan tinggi.

“Tiga kerja sama akan kami lakukan dengan  Muhammadiyah, yaitu memberikan kompetensi khususnya bidang transportasi laut kepada mahasiswa di Universitas Muhammadiyah bekerja sama dengan perguruan tinggi di BPSDM Perhubungan, membuka prodi baru di Universitas Muhammadiyah, dan pemberian Diklat Pemberdayaan Masyarakat tipe keselamatan kepada masyarakat di sekitar kampus Muhammadiyah yang disepakati”, ungkap Sugihardjo.

Melalui kerja sama ini, Sugihardjo menambahkan,  akan membuka peluang bagi para Dosen dari Universitas Muhammadiyah untuk dapat memberikan materi perkulihan di perguruan tinggi yang berada di lingkungan Kementerian Perhubungan. 

“Dengan adanya tenaga pengajar yang berasal dari Universitas Muhammadyah diharapkan dapat memberikan wawasan dan nuansa baru bagi para taruna/i di perguruan tinggi yang ada di lingkungan Kementerian Perhubungan,” imbuh Sugihardjo.

Sementara Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut (PPSDMPL), Capt. Sahattua P. Simatupang, menambakan bahwa PPSDMPL telah melakukan mapping terkait rencana kerja sama BPSDM Perhubungan dan Muhammadiyah yang akan berfokus pada pengembangan pendidikan pelayaran, yang dapat diimplementasikan melalui Sekolah Matra Laut di lingkungan BPSDM Perhubungan. 

“PPSDMPL  melakukan mapping program kerja sama yang dapat diimplementasikan, dan didapat empat program yang bisa dilaksanakan, yaitu Program dual degree bagi taruna di lingkungan BPSDM Perhubungan atau mahasiswa di Universitas Muhammadiyah, Penelitian serta seminar bersama, pemanfaatan aset dalam penyelenggaraan DPM, dan membuka prodi vokasi di Universitas Muhammadiyah yang disepakati masing-masing D.III/D.D.IV Transportasi Laut,” tutup Sahattua.

Shared:
Shared:
1