Gagas Program Shadaqoh Sampah, Antarkan Ananto Isworo Wakili Indonesia ke Forum Internasional

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 07 Maret 2020 14:10 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, PARIS - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengutus dua penggiat sampah ke Forum Internasional.

Kedua utusan tersebut yakni Wilda Yanti dari Waste Management Sosial Enterprise berbasis Bank Sampah yang saat ini menjabat Sekretaris Jendral Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) dan Ananto Isworo, Founder Gerakan Shadaqoh Sampah yang juga merupakan anggota Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah diundang hadir pada Global Forum on Environment - Mainstreaming Gender and Empowering Women For Environmental Sustainability. Forum ini diselenggarakan OECD (Organisation For Economic Cooperation and Development) di Paris, 5-6 Maret 2020.

Ananto Isworo, Founder Gerakan Shadaqah Sampah (GSS) Kampung Brajan Tamantirto, Bantul, dalam forum itu berbagi tentang kegiatan Shadaqoh sampah dan gerakan Eco Masjid.

Bagaimana sampah bisa digunakan untuk santunan pendidikan, santunan sembako dan santunan kesehatan bagi masyarakat miskin dan anak-anak yatim piatu. Dengan jumlah relawan 40 orang dan 10 di antaranya adalah wanita.

"Kekuatan perempuan untuk menggerakan edukasi pengelolaan sampah sangat besar, peran perempuan sebagai pendidik utama untuk lingkungan berkelanjutan sangat penting," kata Ananto.

Program Bank Sampah, Shadaqoh Sampah dan Gerakan Eco Masjid mendapat sambutan dari berbagai negara, termasuk delegasi Saudi Arabia. 

Tindak lanjut pertemuan yang dihadiri para ahli dari berbagai negara ini, termasuk delegasi Indonesia yang dipimpin SAM Bidang Industri dan Perdagangan Internasional KLHK, akan menjadi rekomendasi bagi pelestarian lingkungan di seluruh dunia dengan melibatkan berbagai komponen lintas gender, lintas usia, lintas agama dan lintas negara.

Shared:
Shared:
1