Rumusan Baru Strategi Kebudayaan Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 07 Maret 2020 12:36 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MAKASSAR Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah periode 2000-2010 Prof. Dr. Siti Chamamah Soeratno mengatakan bahwa perlu rumusan baru bagi Strategi Kebudayaan Muhammadiyah. Menurutnya manusia itu diciptakan menjadi hamba terbaik dikutip dari surat Ali Imron ayat 110.

Dalam seminar Pra-Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang digelar Sabtu, (7/3/2020) Siti Chamamah mengakatakan bahwa memahami nilai budaya yang menjadi ekspresi hidup itu ada tiga di antaranya, yang pertama ialag konsep ide, yang kedua ialah tata aturan, yang ketiga ialah benda-benda.

Islam sebagai konsep ide atau dasar dalam memulai sesuatu, yang kemudian diikuti tata aturan dalam Islam serta implementasi benda-benda dalam contoh segi penampilan misalnya penggunaan pakaian yang menutup aurat.

Islam dan kehidupan bangsa Indonesia, di Indonesia dibangun dari banyak suku yang beragam, perbedaan etnis dan sebagainya. Bagaimana menghadapi ini, sebagai upaya memajukan bangsa.

Menurutnya, Muhammadiyah harus membangun interaksi budaya dan agama, agar pola dalam melakukan upaya kemajuan dari hal purifikasi agama bisa berhasil.

Seminar pra-Muktamar sesi pertama selain diisi oleh Siti Chamamah Soeratno, hadir juga Achmad Jaenuri dan Biyanto. (dzar)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Shared:
Shared:
1