Strategi Kebudayaan Muhammadiyah: Dari Purifikasi menuju Islam Berkemajuan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 07 Maret 2020 09:59 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MAKASSAR Universitas Muhammadiyah Makassar dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan mengadakan seminar Pra-Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Gedung Balai Sidang Unismuh Makassar.

Rektor Unismuh Makassar Abdul Rahman Rahim dalam sambutannya mengatakan Sulawesi Selatan sebagai Gerbang Timur Indonesia Unismuh merupakan gerbang Timur Muhammadiyah siap menyambut Muktamar.

“Kepercayaan PP Muhammadiyah kepada Unismuh menjadi berkah dan rahmat buat kami dalam melaksanakan Seminar Pra-Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48”, ujarnya Sabtu (7/3)

Di usia ke-56 tahun, Unismuh Makassar siap menjawab tantangan zaman dalam mengelola Pendidikan dan pelopor perguruan tinggi Muhammadiyah di Kawasan Timur Indonesia.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto menjelaskan bahwa setiap tema seminar pra-muktamar akan menjadi bahasan pokok menjadi pada sidang muktamar dan menjadi salah satu stretegi dalam rumusan muktamar. Termasuk tema yang diangkat dalam seminar pra-Muktamar di Unismuh yakni Strategi Kebudayaan Muhammadiyah: Dari Purifikasi menuju Islam Berkemajuan.

Muhammadiyah menurut Agung perlu menentukan arah kebudayaan Muhammadiyah dalam menyiapkan strategi budaya Islam berkemajuan.

Yang pertema perlu mendasari strategi tersebut dengan berlandaskan tujuan dasar Muhammadiyah yaitu menjadikan masyarakat adil makmur sesuai tujuan Muhammadiyah.

Strategi lainnya yang perlu dilakukan Muhammadiyah ialah menyebarkan risalah Islam Berkemajuan, Islam Wasatiyah, dan Pemurnian dalam bidang Akidah dan Ibadah, serta pembaharuan di bidang Muamalah.

Tindakan yang telah dilakukan Muhammadiyah, tambah Agung yakni telah melakukan dakwah amar ma'ruf nahi munkar melakukan gerakan mengajak orang lain kepada hal-hal kebaikan. Dakwah kultural yang diputuskan dalam Tanwir Muhammadiyah di Denpasar, menggerakkan Dakwah Komunitas pada komunitas-komunitas masyarakat di Indonesia dan mendalami nilai Negara Pancasila Darul Ahdi Wasyahadah yang diputuskan pada Muktamar 2015. (dzar)

 

 

 

Shared:
Shared:
1