Haedar Resmikan Gedung Perkuliahan STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 28 Februari 2020 12:20 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, BANGKA BELITUNG -  Selepas menghadiri Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) di Pangkal Pinang pada Kamis (27/2), Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir berkesempatan hadir sekaligus meresmikan gedung perkuliahan STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung.

Haedar dalam amanatnya berpesan, bahwa dalam bermuhammadiyah artinya berIslam secara tawasuth (moderat) dan tidak berlebih-lebihan dalam beragama.

”Dalam pemahaman islam Muhammadiyah berpedoman tawasuth (moderat) dan tidak berlebih-lebihan dalam beragama, karena Nabi sendiri melarang kita beragama secara berlebihan,” ucap Haedar.

Haedar juga berpesan kepada para kader untuk menjadi orang Islam yang maju dan mampu menjadi khoiru ummah (umat yang terbaik).

“Kader Muhamamdiyah harus terus menjaga spirit dan etos dalam menggerakkan organisasi ini dikarenakan semua ini bisa luntur jika tidak diperbarui,” tutur Haedar.

Ideologi Muhammadiyah sejak awal adalah menjadi gerakan dakwah dan gerakan tajdid (pembaharu), sebagaimana dicontohkan oleh pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan yang mengkritisi arah kiblat masjid dimana ia tinggal.

“Saat itu pikiran masyarakat belum sampai kesana, dan sekarang telah terbukti bahwa arah kiblat itu bisa dihitung dengan ilmu falaq, saat itu pemikiran KH Ahmad Dahlan sudah maju berpikir ke depan,” imbuh Haedar.

Sumber: Humas STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung

Shared:
Shared:
1