Tingginya Animo Masyarakat Terhadap Film Jejak Langkah Dua Ulama

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 22 Februari 2020 11:58 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, BANTUL - Film yang mengisahkan dua ulama Nusantara KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy’ari telah purna diproduksi. Pembuatan film tersebut merupakan sinergi Lembaga Seni Budaya dan Olah raga (LSBO) PP Muhammadiyah dan Pondok Pesantren Tebuireng. Dapat dikatakan peluncuran film tersebut menjadi jembatan persaudaraan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

“Hari Sabtu (7/3) kita soft launching film Jejak Langkah Dua Ulama yang digelar di beberapa titik seperti di UAD Yogyakarta, di UIN Sunan Kalijaga dan lain-lain. di UAD nanti insya Allah dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Untuk launchingnya kita harapkan dapat dibuka oleh Presiden Joko Widodo,” tutur Sukriyanto saat ditemui di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (Rakornas LSBO) pada Jumat (21/2) sore di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Sejauh ini LSBO telah memproduksi tiga film, di antaranya: pertama, Meniti 20 Hari, film ini terinspirasi dari perjuangan dan petualangan KH Abdul Razak Fachrudin muda, dengan rombongan Pandu Hizbul Wathan (HW); kedua, Sembilan Putri Sejati, film yang mengangkat sejarah mengenai pendirian ‘Aisyiyah sebagai pelopor dalam memperjuangkan emansipasi dan kesetaraan hak perempuan di Indonesia; dan ketiga, Jejak Langkah Dua Ulama, film yang mengisahkan tentang perjuangan KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy’ari dalam mendakwah Islam di Nusantara.

“Film Jejak Langkah Dua Ulama ini menurut penilaian subyektif saya lebih bagus dari dua film sebelumnya. Hal ini tidak lain agar masyarakat lebih khusyuk dan khidmat menyaksikan bagaimana dua ulama kondang asli Indonesia ini berjuang membela agama dan bangsa. Semoga menginspirasi para dai, ulama, dan utamanya umat Islam,” jelas Ketua LSBO PP Muhammadiyah ini.

Syukriyanto mengatakan bahwa animo masyarakat yang ingin menyaksikan film Jejak Langkah Dua Ulama ini begitu besar. Hal tersebut terbukti dengan akan diputarnya film ini di 4300-an titik di seluruh Indonesia. Besarnya minat masyarakat menyaksikan film ini merupakan kerinduan umat Islam akan sosok yang bersahaja, saleh, dan dermawan, sebagaimana KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy’ari.

“Bagi warga persyarikatan yang ingin menyelenggarakan nobar Jejak Langkah Dua Ulama bisa menghubungi kontributor, yaitu saudara Era Sugiarsa. Nanti silakan siapkan tempatnya saja, biar dari pihak kita yang menyiapkan seluruh alatnya,” jelas Syukriyanto. (ilham)

Shared:
Shared:
1