BTM Jalin Sinergi Universitas Bantu Kembangkan Microfinance

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 21 Februari 2020 18:22 WIB
MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA – Guna menyempurnakan program nasional keuangan mikro syari’ah Muhammadiyah yang digawangi oleh Baitut Tanwil Muhammadiyah (BTM), Induk BTM menjalin kerjasama dengan Universitas Islam Sultan Agung Semarang (Unissula) dan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Kamis (20/2).
 
Dalam acara lokakarya nasional Gerakan Microfinance Muhammadiyah (GMM) tersebut, Ketua Induk BTM Akhmad Suud secara khusus berharap mendapatkan banyak evaluasi dan masukan dari para pakar ekonomi Islam bagi pengembangan BTM yang masih berusia muda.
 
Dekan Fakultas Ekonomi Olivia Fachrunnisa Unissula berharap kerjasama yang dilakukan antara BTM dengan Pusat Studi Ekonomi Islam dapat mempraktikan prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni; Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
 
Melalui koperasi keuangan mikro syari’ah yang dimiliki baik oleh Unissula dan BTM, Olivia berharap adanya transfer ilmu antara para ahli dan mahasiswa melalui penelitian untuk memaksimalkan dampak yang dihasilkan kepada kesejahteraan masyarakat.
 
Pemerataan Sosialisasi
 
Sementara itu Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Haerudin menyatakan sosialisasi BTM perlu menjadi pertimbangan para pengurus melihat pada belum meratanya pendirian BTM di Jawa Tengah.
 
Menurut Haerudin, BTM di wilayah Jawa Tengah baru berkembang di wilayah barat. Bagian Selatan dan Timur belum maksimal. Keadaan ini dipersulit dengan banyaknya BMT yang belum diubah menjadi BTM.
 
"Dengan jalinan kerjasama inilah, maka Unimus ingin dapat membantu mempermudah konversi BMT ke BTM," kata Haerudin. (afn)
Shared:
Shared:
1