Prestasi Siswi SMK Muhammadiyah 1 Borobudur Membanggakan!

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 18 Februari 2020 13:25 WIB

MUHAMMADIYAH. MAGELANG — Empat pelajar SMK Muhammadiyah 1 Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terpilih masuk tim bola voli wakil eks Kawedanan Salaman kabupaten setempat. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari ketekunan dan keseriusan dalam olahraga bola voli.

Guru pengampu bola voli SMK Muhammadiyah 1 Borobudur, Rienjani Noortikasari mengatakan, keempat siswa itu dinilai para juri dianggap layak. Maka mereka dipilih untuk masuk tim Kawedanan Salaman maju ke tingkat Kabupaten Magelang.

“Semula kami mengikutsertakan tujuh atlet, namun hanya empat yang terpilih,” katanya dalam rilis yang diterima tim muhammadiyah.id pada (18/2).

Mereka yang masih duduk di bangku Kelas X, yaitu Nur Ernaningsih (Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran), Fani Fantika (Jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga), Nirma Sulistiyawati (Jurusan Tata Boga), dan Fira Aprilia Renady (Jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran).

Keempat siswi tersebut dipilih lantaran kegesitan mereka dinilai mumpuni untuk memperkuat cabang bola voli putri Popda SMA/SMK untuk tim Kawedanan Salaman.

Saat berlaga, ternyata tim bentukan Kawedanan Salaman tersebut tidak mengecewakan. Buktinya dalam Popda (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) minggu lalu, meraih posisi runner up.

Ajang Popda ini memang untuk mencari bibit atlet potensial di daerah guna dididik menjadi atlet nasional. Diketahui untuk Kabupaten Magelang, para atlet sebuah cabang olahraga dijaring lewat seleksi tingkat kawedanan sebelum maju berlaga di tingkat kabupaten.

Meskipun baru meraih juara II, namun pihak SMK Muhammadiyah 1 Borobudur cukup bangga. Hal itu membuktikan atlet bola voli putri sekolah itu memiliki potensi yang cukup bisa diperhitungkan.

Rienjani berharap, ke depan atlet dari sekolah tersebut semakin banyak yang terpilih menjadi tim tangguh tingkat kawedanan atau tingkat kabupaten. Sehingga mereka dapat menyalurkan minat dan bakat bidang olahraga.

“Tidak hanya di cabang bola voli, tetapi juga di cabang olahraga lainnya,” harap Rienjani. (a'n)

Shared:
Shared:
1