Kemandirian Ekonomi yang Perlu Digapai Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 16 Februari 2020 12:10 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, BANTUL -- Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas dalam Keynote Speechnya di Seminar Pra-Muktamar Ekonomi Berbasis Filantropi; Ekosistem Filantropi dan Arsitektur Ekonomi Muhammadiyah bertempat di Auditorium AR Fachruddin A Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu (15/2), mengatakan, jika bicara di Indonesia, siapa yang menjadi pemilik kapital?

“Kita lihat saja orang terkaya hari ini hanya satu orang pribumi, dan orang Islamnya satu. Sedangkan umat Islam di Indonesia ada 90%. Di negeri ini telah terjadi ketidakadilan proporsional, kita mayoritas tapi dalam peran minoritas. Karena negeri ini mereka yang menentukan, oleh karena itu mumpung masih 2020 masih ada waktu untuk mempersiapkan diri. Bagi saya kalau tidak terjadi suatu hal yang luar biasa dan pertumbuhan ekonomi masih seperti ini, ya tinggal menunggu waktu,” jelasnya.

Cukup beruntung dalam Muktamar Muhammadiyah terakhir ekonomi menjadi pilar ketiga. Anwar membuka pertanyaan dalam paparannya, mungkinkah Muhammadiyah kaya?

“Kedepan Muhammadiyah harus fokus kedepan  bagaimana caranya menjadi pemilik/penguasa capital,” tegasnya.

Bagi Anwar,  kemungkinan itu bisa Ia jawab dalam perhitungan kecilnya. Diantaranya dari Muhammadiyah kan oraganisasi setiap anggota wajib membayar iuran anggota. Iuran anggota itu 10.000/bulan dikalikan jumlah anggota 10.000.000 dikali satu tahun, sudah mendapat 1,2 Triliun.  Selain itu, Muhammadiyah punya iuran amal usaha 2,5% juga harus dilakukan efisiensi dalam gerakan Muhammadiyah.

Anwar mengatakan, pengelolaan cash managemen juga penting. Baiknya kita kelola keuangan Muhammadiyah secara profesional. Menjaga kepercayaan dalam Zakat, Infak, Shodaqoh Muhammadiyah juga penting, apalagi memiliki target-target yang jelas.

Bahkan Anwar menyebutkan bahwa Muhammadiyah ini kedepannya harus di backup lembaga sekelas CSIS dan badan khusus ekonomi dan bisnis Muhammadiyah.

Terakhir, Anwar berpesan kemandirian ekonomi yang digapai Muhammadiyah nanti kedepannya akan membuat Muhammadiyah menjadi penentu di negeri ini. (Syifa)

Shared:
Shared:
1