Mubaligh Muhammadiyah Harus Mencerahkan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 15 Februari 2020 10:16 WIB
MUHAMMADIYAH.ID, JAKARTA - Memberikan epilog dalam Pengajian Bulanan PP Muhammadiyah, Jumat (14/2) Haedar Nashir berpesan agar da'i-da'i Muhammadiyah berdakwah dalam semangat prinsip dakwah pencerahan.
 
"Di saat masyarakat hilang pegangan, mubalig Muhammadiyah harus menjadi pelita, agama harus menjadi kanopi suci. Tidak cukup menghakimi, tapi juga harus memberikan jalan keluar," pesan Haedar.
 
Dalam pengajian bertema "Fenomena Kerajaan Baru" Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut menegaskan bahwa manhaj pencerahan Muhammadiyah perlu ditekankan mengingat gerakan Muhammadiyah adalah gerakan dakwah.
 
Anomali munculnya berbagai kerajaan palsu dan nabi palsu yang mendapatkan banyak pengikut, menurutnya harus disikapi dengan bijak dan kontekstual. Problem tersebut muncul karena adanya ketimpangan dalam akses pendidikan dan ekonomi yang tak tersentuh oleh sekedar ceramah agama.
 
“Oleh karena itu, para mubaligh Muhammadiyah harus menghadirkan Islam yang mencerahkan, juga menghadirkan kepastian nilai dan paham dalam menghadapi segala sesuatu. Sebab agama bukan hanya ilmu. Nilai agama harus sampai ke jiwa,  ” pesan Haedar. (afn)
Shared:
Shared:
1