Buya Maarif: Gus Sholah Seorang yang Tulus dan Konsisten

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 03 Februari 2020 13:32 WIB

SLEMAN, MUHAMMADIYAH.OR.ID – Ketua PP Muhammadiyah periode 2000-2005 Ahmad Syafii Maarif merasa kehilangan sahabat dan saudara atas wafatnya KH Salahudin Wahid atau Gus Sholah.

Menurut Buya Maarif, Gus Sholah adalah tokoh perekat segala golongan, Ia tidak pernah membawa warna golongan.

Selama menjadi Ketua PP Muhammadiyah periode 2000-2005, Buya menilai Gus Sholah adalah seorang yang pembawa rahmat, kepada siapa saja. “Orang yang beragama yang sangat dewasa dan sangat luar biasa”, ungkapnya, Senin (3/2/2020).

Tulisan opini Gus Sholah di harian Kompas (27/1) menurut Buya Maarif adalah pesan terakhirnya untuk umat dan bangsa. “Tirulah jejak dia, jangan besempit-sempit, bangsa ini sangat plural,” ujar Maarif.

Dalam kasus Hak Asasi Manusia dewasa ini, menurut Buya Maarif, Adik Gus Dur ini memiliki komitmen HAM betul-betul ditegakkan di Indonesia. “Dia seorang yang tulus dan konsisten,” tutup Buya.

Diberitakan sebelumnya bahwa KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah meninggal dunia pada, Ahad 2 Februari 2020 pukul 20.55 WIB. Adik kandung Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu wafat di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta.

Gus Sholah yang lahir di Jombang pada 11 September 1942 memang dikenal sebagai aktivis, politisi, dan tokoh yang giat memperjuangkan tegaknya Hak Asasi Manusia (HAM). (dzar)

 

 

 

Shared:
Shared:
1