MDMC Beri Peran Nyata Internasionalisasi Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 31 Januari 2020 09:54 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, BANTUL -- Menyikapi terjadinya bencana tidak boleh salah atau asal-asalan, maka Majelis Tarjih PP Muhammadiyah bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyusun Fiqih Kebencanaan yang bisa digunakan sebagai panduan ketika menghadapi bencana. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman pada Pembukaan Pertemuan Ilmiah Muhammadiyah (PIM) Kebencanaan yang diselenggarakan oleh MDMC PP Muhammadiyah bertempat di lantai dasar masjid KH. Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis (30/1).

Agus mengatakan, diterbitkannya Fiqih Kebencanaan tersebut para pimpinan berharap agar relawan memahami yang tertulis dalam fiqih kebencanaan sehingga kalau menjelankan tugas kebencanaan selalu berharap ridho Tuhan. 

Agus juga memuji pencapaian MDMC yang sekarang juga sedang mengusahakan akreditasi dari WHO untuk tim Emergency Medical Teams (EMT). 

"Kami kaget karena tim kebencanaan internasional untuk Asia Tenggara baru ada satu dari Thailand dan MDMC menggagas EMT untuk menjadi bagian dari tim internasional no 2 di Asia Tenggara. Yang saya yakin akan membawa nama harum bagi bangsa ini," kata Agus.

Agus juga menyinggung bahwa cukup berat untuk internasionalisasi Muhammadiyah di luar negeri dan salah satu juga hal yang telah diupayakan adalah pendirian Pimpinan Cabang Istimewa. 

Kehadiran MDMC di ranah Asia Tenggara dapat menjadi salah satu jalan internasionalisasi Muhammadiyah.

"EMT nanti bila sudah di approve WHO, sudah bisa kita jalankan. Sekali lagi Selamat bagi teman-teman MDMC, semoga maret nanti untuk visitasi bisa mendapatkan hasil yang baik," terangnya. (syifa)   

Shared:
Shared:
1