Ketum Muhammadiyah dan Aisyiyah Akan Hadiri Tabligh Akbar PCIM Malaysia

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 23 Januari 2020 13:12 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, KUALA LUMPUR – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjanah Djohantini akan menghadiri tabligh akbar yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhamamdiyah (PCIM) Malaysia, pada Ahad (26/1) di Dewan Sultan Sulaiman, Kampung Baru, Kuala Lumpur.

Disampaikan Ketua Panitia Tabligh Akbar, Khoiruddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah dan PP ‘Aisyiyah selain menghadiri tabligh akbar dijadwalkan hadir melantik kepengurusan baru Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Malaysia peridoe 2019-2021.

“Kepengurusan yang akan dilantik ini, merupakan hasil musyawarah cabang istimewa yang telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2019 lalu di Universitas Islam Antarbangsa Malaysia,” kata Khoiruddin.

Selain menjadi ajang silaturahim kelauarga besar persyarikatan yang ada di Kuala Lumpur Malaysia, Alumnus UIN Syarif Hidayatullah menyampaikan, tabligh akbar yang sekaligus pelantikan kepengurusan ini mengambil tema “Internasionalisasi Muhammadiyah: Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta. Adanya tema ini  bertujuan memperkuat agenda Muhammadiyah dalam reposisinya di kancah dakwah regional dan global.

Lebih jauh Khoiruddin menjelaskan, pendirian PCIM Malaysia sudah sejak tahun 2007 dan dalam perjalananya hingga saat ini merupakan rantai dari proses agenda internasionalisasi dakwah Muhammadiyah. 

“Faktanya, kini ada lebih dari 30 representasi Muhammadiyah di luar negeri, termasuk perwakilan resmi (PCIM) yang berupa organisasi mitra Muhammadiyah,” jelas Khoiruddin.

Perkembangan organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan 1912 di luar negeri sudah mulai merambah pendirian amal usaha, seperti Islamic Center dan Sekolah TK di Mesir setra Perguruan Tinggi di Australia dan Malaysia.

“Dalam konteks itu, dirasa perlu adanya agenda internasionlaisasi Muhammadiyah ini dipahami secara lebih uutuh dengan konteks memajukan Indoensia dan berkontribusi untuk perdamaian dunia,” kata Khoiruddin.

Tabligh akbar yang akan berlansung di Dewan Sultan Sulaiman, Kuala Lumpur akan dihadiri oleh perwakilan Kedaulatan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia serta terbuka untuk semua warga dan simpatisan Muhammadiyah di Malaysia.

“Rencana 32 mahasiswa Universitas Muhamamdiyah se-Indoensia yang sedang KKN akan diperbantukan dan hadir dalam kegiatan tabligh akbar dan disertai dengan rombongan rektor Perguruan Tinggi Muhamamdiyah (PTM) yang akan mendampingi Prof. Dr. Haedar Nashir,” jelas Khairuddin.

Khoiruddin yang juga Ketua Majelis Pelayanan Sosial dan Kesejahteraan Umat PCIM Malaysia itu berharap, warga Muhammadiyah khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya dapat hadir meramaikan acara yang akan berlangsung dari pagi hingga siang pada, Ahad 26 Januari 2020 waktu Kuala Lumpur, Malaysia. (Andi)

Shared:
Shared:
1