KKN Internasional PTM di Malaysia

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 15 Januari 2020 14:38 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, MALAYSIA – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kuala Lumpur terima mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) pada Rabu (15/1) di Rumah Dakwah Muhammadiyah di Gombak, Kuala Lumpur.

"PCIM akan berupaya sebaik-baiknya membimbing Program KKN tersebut. KKN Internasional ini penting tidak hanya untuk mahasiswa dan warga sasaran, namun bagi PCIM Malaysia sendiri karena program ini sejalan dengan agenda internasionalisasi Muhammadiyah," kata Sonny Zulhuda, Ketua PCIM Kuala Lumpur dalam sarasehan penerimaan mahasiswa.

Dalam program KKN internasional di Malaysia tahun ini, diantaranya ada Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), UHAMKA Jakarta, Universitas Muhammadiyah Palu, Universitas Muhammadiyah Luwuk, Universitas Muhammadiyah Kupang, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang.

"Hasilnya, kelak para peserta diharap kembali ke Tanah Air dengan membawa visi global keumatan yang menjadi stimulus penting dalam memajukan pola pikir dan pergerakan mereka ke depan," katanya.

Ketua Panitia Penerimaan KKN 2020 yang juga ketua Majelis Pendidikan, Seni dan Olahraga PCIM Malaysia, Muliadi, mengatakan bahwa peserta program KKN Internasional tahun ini bertambah menjadi 33 dari 17 orang pada tahun sebelumnya.

"Jumlah universitas peserta bertambah dari satu menjadi enam. Titik penginapan dari satu menjadi tiga, dan titik kegiatan dari tiga menjadi enam. Diharapkan, kualitas KKN juga berkembang signifikan," kata Muliadi, mahasiswa S3 jurusan ekonomi Islam di Universiti Malaya.

Ia menjelaskan bahwa sasaran KKN mahasiswa Muhammadiyah di Malaysia mencakup warga Indonesia di Malaysia, warga lokal Malaysia, murid-murid sekolah Indonesia, dan orang suku pedalaman Malaysia.

"Di sekitar KL saja, jumlah yang aktif ada ratusan, bahkan seribuan yang terpusat di beberapa kantong seperti Kampung Baru, Gombak, Pandan, Ampang, Kepong maupun Klang Lama. Merekalah sasaran utama mahasiswa KKN ini," katanya.

Menurut dia, kegiatan KKN yang berlangsung selama sebulan antara lain mencakup seminar kewirausahaan, gerakan literasi, gerakan menabung, program pengajaran bahasa Inggris, acara olahraga, gotong royong, pelatihan sanitasi lingkungan, serta pembentukan bank sampah. Program KKN internasional ini merupakan kesinambungan program serupa yang dijalankan tahun 2019. (a'n)

Shared:
Shared:
1